SALATIGA — Pengecoran rabat beton jalan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memasuki fase akhir. Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga bersama warga bahu-membahu mempercepat proses pengerjaan agar rampung sebelum masa penugasan berakhir.
Di lapangan, personel TNI dan warga terlihat bekerja dalam satu garis irama. Sebagian menyiapkan material, sebagian lain mengangkut adonan beton, dan sisanya meratakan hasil cor. Aktivitas itu berlangsung padat sejak pagi hingga sore hari.
Pembangunan infrastruktur ini bukan sekadar pemenuhan target fisik. Jalan yang mulus nantinya menjadi urat nadi ekonomi warga Desa Cukil untuk mengangkut hasil pertanian dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selama ini, akses jalan yang kurang layak kerap menjadi keluhan utama warga. Kondisi tersebut menyulitkan mobilitas, terutama saat musim hujan ketika jalan berubah licin dan berlumpur.
Kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan lewat pembangunan fisik. Dalam setiap tahapan pengerjaan, interaksi langsung antara TNI dan warga membangun kebersamaan yang lebih erat.
Warga Desa Cukil menyambut positif program ini. Mereka mengaku sangat terbantu, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga karena kehadiran personel TNI yang hidup berdampingan dan bekerja bersama di tengah mereka.
“Warga merasa terbantu dan antusias. Kerja sama ini membuktikan semangat gotong royong masih hidup,” ujar salah satu perwakilan warga di lokasi pengerjaan.
Perbaikan akses transportasi ini diharapkan mendorong kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan jalan yang lebih baik, distribusi hasil bumi dari Desa Cukil ke pasar-pasar di Kecamatan Tengaran dan sekitarnya menjadi lebih cepat dan efisien.
Seluruh pihak berharap rabat beton ini segera selesai dan langsung dimanfaatkan. Jalan yang semakin baik menjadi penopang peningkatan konektivitas, aktivitas harian, serta perekonomian warga Desa Cukil secara keseluruhan.