Harga TBS Sawit Sumsel Periode II Juli 2026 Naik Rp77 per Kg, Petani Sawit Umur 10 Tahun Terima Rp3.846,77

Penulis: Rizal Hamdani  •  Selasa, 21 Juli 2026 | 09:14:01 WIB
Harga TBS sawit Sumsel periode II Juli 2026 naik Rp77 per kg, dengan petani sawit umur 10 tahun menerima Rp3.846,77 per kg. (ANTARA FOTO/nama fotografer)

PALEMBANG — Kenaikan harga TBS ini berlaku untuk periode 16 hingga 31 Juli 2026. Keputusan diambil berdasarkan hasil rapat Tim Penetapan Harga TBS Sawit yang merujuk pada data dari Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan.

Kenaikan Merata di Semua Kelompok Umur

Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada sawit berumur 10 tahun. Seluruh kelompok umur tanaman sawit di Sumsel mengalami kenaikan pada periode ini.

Untuk sawit umur 3 tahun, harganya ditetapkan Rp3.236,77 per kg. Sementara itu, sawit umur 5 tahun dibanderol Rp3.483,13 per kg, dan sawit umur 8 tahun mencapai Rp3.642,92 per kg.

Harga Sawit Umur Produktif Paling Tinggi

Harga tertinggi tetap berada pada kelompok sawit berumur 10 hingga 20 tahun, yang merupakan usia produktif tanaman. Harganya ditetapkan sebesar Rp3.846,77 per kg.

Setelah melewati usia produktif, harga cenderung menurun. Sawit berumur 25 tahun misalnya, dihargai Rp3.723,92 per kg, sedangkan sawit berumur 30 tahun hanya Rp3.399,96 per kg.

Harga CPO dan Inti Sawit Ikut Terbang

Selain harga TBS, harga minyak sawit mentah (CPO) juga ditetapkan naik menjadi Rp15.161,14 per kg. Sementara itu, harga inti kelapa sawit (kernel) mencapai Rp13.231,97 per kg.

Nilai cangkang ditetapkan Rp18,88 per kg dengan indeks K sebesar 93,65 persen. Angka-angka ini menjadi acuan bagi petani dan pelaku industri sawit di Sumatera Selatan.

Perlu diketahui, harga yang ditetapkan ini merupakan harga acuan resmi dari dinas perkebunan setempat. Di lapangan, harga jual bisa saja berbeda tergantung kondisi pasar dan negosiasi antara petani dengan pabrik.

Reporter: Rizal Hamdani
Sumber: infosawit.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top