PALEMBANG — Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) yang dipantau melalui dashboard Bank Indonesia menunjukkan harga bawang merah ukuran sedang di Sumatera Selatan berada di level Rp38 ribu per kilogram pada Jumat (17/7/2026). Angka ini turun 13,64 persen dibandingkan sebulan lalu yang masih bertengger di Rp44 ribu per kilogram.
Dalam sepekan terakhir, harga siung merah ini sudah terkoreksi Rp3.750 dari posisi Rp41,75 ribu per kilogram. Sementara itu, jika ditarik lebih panjang, dalam tiga bulan terakhir penurunan mencapai 10,59 persen dari Rp42,5 ribu per kilogram pada pertengahan April 2026.
PIHPS mencatat mayoritas harga sembilan bahan pokok (sembako) di pasar tradisional Sumatera Selatan bergerak turun. Selain bawang merah, komoditas dengan penurunan harga terdalam adalah cabai rawit yang ambles 28,17 persen dalam sebulan menjadi Rp52,9 ribu per kilogram. Cabai merah keriting juga turun 25,92 persen ke Rp43,15 ribu per kilogram.
Telur ayam ras segar tercatat Rp27,65 ribu per kilogram atau turun 4,66 persen. Daging ayam ras segar dan daging sapi kualitas 1 masing-masing turun tipis 0,74 persen dan 0,85 persen. Sementara itu, harga beras kualitas medium I dan II masih stagnan di Rp16 ribu dan Rp16,5 ribu per kilogram.
Dari total 21 komoditas yang dipantau, hanya empat yang mencatatkan kenaikan harga. Minyak goreng per kilogram naik 1,19 persen menjadi Rp21,3 ribu, sementara minyak goreng kemasan bermerk 1 naik 1,18 persen ke Rp21,5 ribu per kilogram. Kenaikan ini relatif kecil dibandingkan tekanan inflasi historis komoditas tersebut.
Adapun gula pasir kualitas premium masih bertahan di Rp19,25 ribu per kilogram, dan gula pasir biasa di Rp18,95 ribu per kilogram.
Meski hari ini turun, secara tahunan (Juli 2025-Juli 2026) harga bawang merah ukuran sedang di Sumatera Selatan cenderung bergerak datar. Rekor kenaikan tertinggi komoditas ini tercatat pada April 2024 yang melonjak 30,37 persen, sementara penurunan terdalam terjadi pada Oktober 2018 yang ambles 21,84 persen.
Sumber data PIHPS diperbarui setiap hari melalui dashboard resmi bi.go.id/hargapangan. Data terakhir pada Jumat (17/7/2026) pukul 07:44 WIB menunjukkan kondisi pasar yang mulai longgar memasuki pertengahan tahun.