Pada kategori Best of The Best Junior Kumite Putra, gelar juara diraih M. Rizki Akbar dari Perguruan Shindoka Sumatera Selatan. Sementara di kategori yang sama untuk putri, Mayra Khairunnisa yang juga berasal dari Perguruan Shindoka Sumatera Selatan berhasil menjadi yang terbaik.
Persaingan di kategori Kadet tak kalah sengit. M. Gian Ghazali dari Perguruan Lemkari yang mewakili PMPB Sumatera Selatan keluar sebagai Best of The Best Kadet Kumite Putra. Adalah Lovina Maryam dari Perguruan KKI yang memperkuat kontingen PMPB Sumatera Selatan yang berhasil meraih gelar Best of The Best Kadet Kumite Putri.
Untuk kategori senior, gelar Best of The Best Senior Kumite Putra diraih M. Aziz Zimran Fatih dari Perguruan Inkai yang mewakili PMPB Sumatera Selatan. Sementara itu, Siti Nur Aufa Baha dari Perguruan KKI yang juga memperkuat PMPB Sumatera Selatan menjadi yang terbaik di kategori Best of The Best Senior Kumite Putri.
Kategori khusus anggota Polri menjadi salah satu yang paling menyedot perhatian penonton. Al Fatsyah Azom Mahendra dari Perguruan Wadokai yang mewakili Polrestabes Palembang berhasil meraih Best of The Best Polri Kumite Putra. Untuk putri, gelar serupa diraih Putri Nur Arbella dari Perguruan Inkai yang mewakili Satker Polda Sumatera Selatan.
Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana menegaskan bahwa setiap prestasi yang diraih merupakan hasil dari proses latihan panjang, disiplin tinggi, serta semangat pantang menyerah. "Hari ini kita tidak hanya memberikan penghargaan kepada para juara, tetapi juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat sportivitas dan disiplin selama pertandingan," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (20/7/2026).
Ia berharap para atlet terbaik yang lahir dari kejuaraan ini terus mengembangkan kemampuan hingga mampu mengharumkan nama Sumatera Selatan dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya menambahkan, keberhasilan kejuaraan ini bukan hanya diukur dari jumlah peserta atau raihan medali, melainkan dari lahirnya generasi muda yang memiliki karakter kuat. "Kami ingin memberikan ruang kepada para atlet untuk berkembang, berkompetisi secara sehat, serta menanamkan nilai disiplin, sportivitas, dan integritas. Nilai-nilai inilah yang diharapkan menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat sekaligus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," ujarnya.
Polda Sumsel berkomitmen menjadikan olahraga sebagai salah satu instrumen pembinaan masyarakat dan pembangunan sumber daya manusia. Melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah, organisasi olahraga, dan dunia pendidikan, mereka menargetkan lahirnya lebih banyak atlet berprestasi sekaligus membangun generasi muda yang sehat, disiplin, dan berdaya saing.