6 Teknologi Baru ASICS Gel Kayano 33 Hadir di Palembang, Sepatu Stabilitas untuk Pelari Overpronasi

Penulis: Faisal Zuber  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:29:01 WIB
ASICS Gel Kayano 33 resmi hadir di Palembang dengan teknologi stabilitas terbaru untuk pelari overpronasi.

PALEMBANG — Pelari di Sumatera Selatan kini punya opsi baru untuk menunjang latihan harian. ASICS Gel Kayano 33, sepatu stabilitas generasi terbaru, resmi dirilis secara global pada 1 Juni 2026 dengan banderol £180 atau setara Rp 3,6 juta. Sepatu ini menyasar pelari dengan pronasi berlebih yang membutuhkan dukungan ekstra tanpa mengorbankan kenyamanan.

Berbeda dengan pendahulunya, Kayano 33 membawa pendekatan baru pada sistem stabilitas. Teknologi FLUIDSUPPORT menggantikan mekanisme koreksi kaku dengan panduan dinamis yang menyesuaikan gerakan kaki. Bagian medial midsole bisa melentur saat diperlukan dan mengeras di area yang rawan overpronasi, sehingga pijakan tetap alami.

Midsole Dua Lapis FF BAST dan Peredam Baru di Tumit

Untuk pertama kalinya, Kayano menggunakan midsole dua lapis dari busa FF BLAST. Lapisan atas memakai FF BLAST MAX yang empuk dan mengembalikan energi, sementara lapisan bawah menggunakan FF BLAST PLUS yang lebih stabil dan ringan. Kombinasi ini dirancang untuk memberikan bantalan maksimal sekaligus menjaga keseimbangan saat berlari jarak jauh.

Di bagian tumit, ASICS menyematkan Rearfoot PureGEL—versi peredam yang 65 persen lebih empuk dibanding GEL standar. Teknologi ini mengurangi benturan saat mendarat, menurunkan risiko cedera, dan membuat pijakan terasa halus tanpa kehilangan stabilitas.

Bobot 298 Gram dengan Stack Tinggi 40 mm

Sepatu ini memiliki stack height 38 hingga 40 mm dengan drop 8 mm, memberikan bantalan tebal untuk lari jarak jauh. Bobotnya sekitar 298 gram untuk ukuran 42—termasuk yang paling ringan di lini Kayano. Transisi dari tumit ke jari kaki disebut lebih mulus berkat geometri stack yang dirancang ulang.

Outsole menggunakan material Hybrid ASICSGRIP yang menawarkan traksi di berbagai permukaan jalan dan daya tahan lebih lama. Sementara upper-nya menggunakan engineered mesh yang breathable dan memberikan hold lebih baik di bagian midfoot. Sockliner OrthoLite membantu mengelola kelembapan agar kaki tetap kering selama berlari.

Pijakan Lebih Firm, Cocok untuk Latihan Harian

Beberapa ulasan mencatat bahwa pijakan Kayano 33 terasa lebih firm atau tradisional dibanding Kayano 32. Karakteristik ini bukan kelemahan, melainkan pilihan desain yang perlu dipertimbangkan pelari. Jika Anda menginginkan stabilitas mantap dan pijakan yang terasa kokoh, model ini sesuai. Namun jika lebih menyukai bantalan sangat empuk, ekspektasi perlu disesuaikan.

ASICS Gel Kayano 33 tersedia di sejumlah toko olahraga di Palembang dan platform e-commerce. Sepatu ini ditujukan untuk pelari yang menjadikan lari sebagai rutinitas harian dan membutuhkan perlindungan maksimal dari overpronasi.

Reporter: Faisal Zuber
Sumber: suarapublik.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top