PLAKAT TINGGI — Warga di 14 kecamatan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kini resmi menikmati layanan listrik PLN. Peresmian penyelesaian peralihan pelanggan dari PT Muba Electric Power (MEP) ke PT PLN (Persero) dilakukan langsung oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama Bupati Muba H M Toha Tohet di Desa Air Putih Ulu, Kecamatan Plakat Tinggi, Jumat (19/6/2026).
Proses yang telah diperjuangkan selama bertahun-tahun ini rampung 100 persen. Dari target awal 56 ribu pelanggan, realisasinya mencapai lebih dari 57 ribu pelanggan yang kini tercatat sebagai konsumen resmi PLN.
Gubernur Herman Deru menyebut peralihan ini bukan sekadar pergantian penyedia layanan. Menurutnya, kehadiran listrik yang andal harus mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
"Alhamdulillah masyarakat kini menikmati layanan listrik PLN. Ini adalah hasil perjuangan panjang. Manfaatkan listrik ini untuk hal-hal positif dan produktif sehingga berdampak pada perekonomian masyarakat," ujarnya dalam sambutan.
Ia juga mengajak warga turut menjaga jaringan listrik demi keandalan pasokan. Apresiasi disampaikan kepada PLN, Pemkab Muba, PT MEP, dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses peralihan ini.
Bupati Muba H M Toha Tohet mengungkapkan rasa syukur atas tercapainya target yang bahkan terlampaui. Dari total 56.719 pelanggan yang beralih, Kecamatan Plakat Tinggi menjadi wilayah dengan jumlah pelanggan terbesar, yakni 6.375 pelanggan.
"Jika sebelumnya ditargetkan 56 ribu pelanggan, saat ini sudah mencapai lebih dari 57 ribu pelanggan," kata Toha.
Ia menegaskan listrik merupakan kebutuhan dasar yang tak hanya berfungsi sebagai penerangan. Lebih dari itu, listrik menjadi penunjang utama aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik di Muba.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID S2JB Wayhudi mengatakan peresmian ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumsel, Pemkab Muba, PT MEP, dan PLN. Sinergi ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"PLN berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin baik, kemudahan akses layanan, serta keandalan pasokan listrik untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah," tandasnya.
Tuntasnya peralihan ini menjadi tonggak penting dalam pemerataan layanan kelistrikan di Musi Banyuasin. Ke depan, pasokan listrik yang lebih stabil diharapkan membuka peluang lebih besar bagi pengembangan ekonomi dan kesejahteraan warga di seluruh kecamatan.