Setahun Kepemimpinan HDCU, Angka Kemiskinan Sumatera Selatan Turun ke 9,85 Persen

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 06 Februari 2026 | 10:04:03 WIB
Tingkat kemiskinan Sumatera Selatan turun ke 9,85 persen, pertama kali tembus satu digit.

Palembang — Provinsi Sumatera Selatan mencatat capaian penting pada awal 2026. Dalam Rapat Koordinasi Sinergi Program Pengentasan Kemiskinan yang berlangsung di Griya Agung, Kamis (5/2/2026), Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengumumkan bahwa tingkat kemiskinan di wilayah tersebut turun hingga 9,85 persen, menandai untuk pertama kalinya Sumsel keluar dari kategori dua digit.

Capaian tersebut menjadi tonggak baru setelah selama bertahun-tahun angka kemiskinan di Sumatera Selatan bertahan di atas 10 persen. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tren penurunan yang sempat berfluktuasi, termasuk saat pandemi Covid-19.

Pada September 2018, tingkat kemiskinan Sumsel tercatat sebesar 12,82 persen, lalu turun menjadi 12,56 persen pada September 2019. Namun, angka tersebut kembali naik menjadi 12,79 persen pada September 2021 akibat dampak pandemi. Setelah itu, penurunan berlanjut menjadi 11,95 persen pada September 2022, 11,78 persen pada Maret 2023, 10,51 persen pada Maret 2024, dan 10,15 persen pada Maret 2025.

Akselerasi paling signifikan terjadi dalam satu tahun masa kepemimpinan Herman Deru dan Wakil Gubernur H. Cik Ujang (HDCU). Berbagai kebijakan pemerintah provinsi dinilai mampu memangkas angka kemiskinan secara lebih cepat hingga mencapai 9,85 persen pada awal 2026.

Penurunan tersebut dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, terutama melalui sektor-sektor padat karya seperti pertanian yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, pemerintah provinsi menjalankan sejumlah program strategis, antara lain Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang mendorong masyarakat beralih dari pembeli menjadi penghasil pangan, pengendalian inflasi melalui operasi pasar murah secara masif, penguatan swasembada pangan dengan memastikan ketersediaan stok daerah, serta pembangunan infrastruktur yang dilakukan secara merata.

Didampingi Wakil Gubernur H. Cik Ujang, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasinya atas kerja bersama seluruh pihak. Ia menegaskan bahwa capaian satu digit tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Selatan.

“Hari ini saya merasa sangat berbinar. Cita-cita besar kita agar kemiskinan Sumsel menjadi satu digit akhirnya terwujud. Angka 9,85 persen ini bukan sekadar statistik, tetapi bukti nyata bahwa upaya yang dilakukan selama ini membuahkan hasil. Ini menjadi kado terindah di tahun pertama kepemimpinan HDCU,” ujar Herman Deru.

Reporter: Redaksi
Back to top