SUMATERA SELATAN — Jakarta — PT Pertamina Patra Niaga memanfaatkan momen peringatan HUT ke-81 RI untuk menegaskan kembali peran strategisnya dalam menjaga kedaulatan energi nasional. Perusahaan yang bergerak di bidang penyaluran dan pemasaran energi ini menyatakan kesiapannya memastikan pasokan energi tetap tersedia dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Peringatan kemerdekaan tahun ini dijadikan sebagai refleksi atas pentingnya kemandirian energi. Pertamina Patra Niaga menilai, ketahanan energi merupakan fondasi bagi pembangunan bangsa yang berkelanjutan.
Melalui pernyataan resminya, perusahaan menegaskan bahwa pemerataan akses energi menjadi salah satu prioritas utama. Langkah ini sejalan dengan semangat kemerdekaan untuk menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sebagai bagian dari holding Pertamina, Patra Niaga memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan distribusi bahan bakar minyak dan gas bumi berjalan lancar. Mulai dari wilayah perkotaan hingga pelosok negeri, perusahaan berupaya menjaga ketersediaan pasokan.
Komitmen ini bukan sekadar seremonial belaka. Dalam praktiknya, perusahaan terus berupaya memperkuat infrastruktur dan jaringan distribusi agar tidak terjadi kelangkaan di daerah-daerah terpencil. Dengan begitu, masyarakat dapat menikmati harga energi yang stabil dan pasokan yang andal.
Kedaulatan energi yang kuat akan berdampak pada daya saing industri dan perekonomian nasional. Ketika pasokan energi terjamin, sektor usaha dapat berproduksi dengan optimal, yang pada akhirnya menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Pertamina Patra Niaga memandang perannya dalam rantai pasok energi sebagai kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional. Perusahaan berkomitmen untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat yang dinamis.
Melalui semangat HUT ke-81 RI, perusahaan mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mendukung upaya penguatan kemandirian energi. Sebab, energi yang berdaulat adalah kunci menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.