BPBD Bandarlampung Siagakan Posko 24 Jam dan Kerahkan 15 Mobil Tangki Air Bersih untuk 5 Kecamatan Terdampak El Nino

Penulis: Syamsudin Rasyid  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:11:01 WIB
Petugas BPBD Kota Bandarlampung mendistribusikan air bersih menggunakan mobil tangki kepada warga di lima kecamatan terdampak El Nino.

Lima kecamatan di Bandarlampung mengalami krisis air bersih akibat fenomena El Nino yang diprakirakan berlangsung hingga Oktober 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung merespons dengan membuka posko 24 jam dan mengerahkan belasan armada tangki untuk distribusi air setiap harinya.

BANDARLAMPUNG — BPBD Kota Bandarlampung menyiagakan posko selama 24 jam di kantornya untuk memastikan kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi di tengah musim kemarau panjang. Langkah ini diambil menyusul prakiraan BMKG bahwa dampak El Nino masih akan terasa hingga Oktober 2026.

"Kami membuka Posko 24 jam di kantor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang membutuhkan," kata Kepala Pelaksanaan BPBD Kota Bandarlampung Idham Basyar, Jumat (21/8).

Lima Kecamatan Prioritas dan Jumlah Armada yang Dikerahkan

Setiap harinya, BPBD mengerahkan 12 hingga 15 mobil tangki untuk menyuplai air bersih ke wilayah yang paling terdampak. Pendistribusian difokuskan ke lima kecamatan prioritas, yaitu Panjang, Sukabumi, Tanjung Karang Pusat, Rajabasa, dan Teluk Betung Timur.

Idham memastikan pelayanan ini tidak akan berhenti selama masyarakat masih membutuhkan. "Kami pastikan pelayanan dan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama masyarakat masih menghadapi krisis air akibat kekeringan," ujarnya.

Solusi Jangka Panjang: Koordinasi Pembangunan Sumur Bor Baru

Selain penanganan darurat, BPBD tidak tinggal diam. Instansinya kini berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk memetakan titik-titik potensial yang bisa dijadikan lokasi pembangunan sumur bor baru.

Langkah tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang agar ketergantungan pada pasokan mobil tangki bisa berkurang. "Langkah tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah terdampak," jelas Idham.

Imbauan untuk Warga agar Pasokan Air Cukup

Di tengah keterbatasan ini, warga diminta tetap tenang dan bijak menggunakan air bersih yang disalurkan pemerintah. Idham mengimbau masyarakat untuk menghemat pemakaian air sehari-hari.

"Masyarakat diharapkan menghemat penggunaan air dan segera berkoordinasi dengan petugas apabila membutuhkan bantuan pasokan air bersih," kata dia.

Warga yang membutuhkan pasokan air bersih dapat menghubungi posko BPBD setempat yang beroperasi selama 24 jam penuh.

Reporter: Syamsudin Rasyid
Sumber: krsumsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top