PALEMBANG — Pencarian selama tujuh jam terhadap Raka (14) berakhir tragis. Korban yang dilaporkan tenggelam di Sungai Musi ditemukan tim SAR gabungan pada pukul 17.15 WIB, tidak jauh dari titik awal dirinya dilaporkan hilang.
Peristiwa bermula Minggu pagi ketika Raka berenang di pinggir Sungai Musi bersama rekannya. Arus sungai tiba-tiba berubah dan menyeret rekannya. Raka berupaya memberikan pertolongan, namun justru ikut terseret dan tenggelam.
Kasi Operasi Kantor SAR Palembang, Mancarah Wanto, mengatakan proses pencarian dilakukan dengan penyelaman di sekitar lokasi kejadian dan penyisiran visual permukaan sungai. Jenazah korban akhirnya ditemukan berada di dasar sungai.
"Korban ditemukan berada di dasar sungai, tidak jauh dari lokasi awal korban dinyatakan tenggelam. Saat ditemukan, korban dalam kondisi meninggal dunia," kata Mancarah Wanto, Minggu (16/8/2026).
Setelah dievakuasi dari sungai, jenazah Raka langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Mancarah menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi pencarian.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu pelaksanaan operasi pencarian dan evakuasi korban. Sinergi dan kerja sama seluruh pihak sangat membantu dalam pelaksanaan operasi SAR," ujarnya.
Kantor SAR Palembang turut menyampaikan duka cita kepada keluarga korban. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama orang tua, untuk lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di sungai.
Arus Sungai Musi dapat berubah sewaktu-waktu dan menjadi berbahaya. Aktivitas berenang di lokasi yang tidak aman sebaiknya dihindari untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.