LAHAT — Koordinator Penyuluhan Perikanan Kabupaten Lahat, Eva Hendrayani, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berulang kali mengirimkan ajakan koordinasi kepada Dinas Perikanan Kabupaten Lahat. Ajakan tersebut bertujuan menyelaraskan program pusat dan daerah demi menyukseskan sektor perikanan, namun hingga kini belum mendapat sambutan positif.
"Kurang lebih satu tahun ini kami selalu mengajak Dinas Perikanan Kabupaten Lahat untuk berkolaborasi dan bersinergi menyukseskan program Asta Cita Presiden RI, khususnya di sektor ketahanan pangan perikanan. Namun, ajakan tersebut belum mendapat sambutan yang baik," ujar Eva saat ditemui di lokasi reses, Kamis lalu.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, para penyuluh sebenarnya telah menyiapkan sejumlah terobosan. Salah satunya adalah mengolah sampah organik dari sisa sayuran pasar menjadi bahan baku pakan ikan dan ternak.
Ide tersebut diajukan sebagai solusi konkret untuk menekan biaya produksi pembudidaya ikan. Sayangnya, tanpa respons dari dinas terkait, inovasi ini akhirnya dijalankan secara mandiri bersama kelompok perikanan Ganya Fish Farm.
Meski berjalan dengan keterbatasan dana serta sarana dan prasarana, inisiatif ini justru menunjukkan hasil nyata. Saat ini, kelompok tersebut mampu memproduksi sekitar 30 kilogram pakan ikan dan ternak setiap harinya, sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.
Menanggapi temuan di lapangan, Fitrizal Homizi yang didampingi anggota DPRD Hj. Sumiati menilai bahwa ketujuh penyuluh perikanan yang bertugas di Lahat adalah tenaga kompeten. Mereka memiliki kapasitas untuk memberikan edukasi, pendampingan teknis pembenihan, hingga manajemen budidaya yang baik.
"Sangat disayangkan jika potensi ini tidak dimanfaatkan. Sinergi ini penting bukan hanya untuk program Asta Cita, tetapi juga sejalan dengan visi misi Bupati Lahat dalam menata kota dan membangun desa," tegas Fitrizal.
Ia menambahkan, DPRD akan terus mengawal persoalan ini. Pihaknya secara resmi meminta jajaran Dinas Perikanan Kabupaten Lahat untuk segera membuka ruang koordinasi dengan para penyuluh demi kemajuan sektor perikanan dan kesejahteraan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lahat belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai tindak lanjut atas temuan reses tersebut.