2 Hektare Lahan di Gelumbang Muara Enim Terbakar, BPBD Kerahkan 5 Helikopter Water Bombing dari Udara

Penulis: Ahmad Syukri  •  Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:08:01 WIB
Helikopter water bombing dari BPBD Sumsel diterjunkan untuk memadamkan kebakaran lahan seluas dua hektare di Desa Suka Menang, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim.

MUARA ENIM — Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Suka Menang, Kecamatan Gelumbang, memasuki hari ketiga pada Sabtu. BPBD Kabupaten Muara Enim mengerahkan kekuatan maksimal dari udara dan darat untuk memastikan titik api padam total.

Kepala Pelaksana BPBD Muara Enim Abdurrozieq Putra mengungkapkan, kebakaran yang mulai terjadi Kamis (30/7) pukul 13.30 WIB itu masih menyisakan asap di sejumlah titik. Pada hari kedua pemadaman, petugas baru berhasil menjinakkan api di area seluas 0,5 hektare dari total 2 hektare lahan yang terbakar.

Kanal Kering Jadi Kendala Utama Pemadaman Darat

Proses pemadaman dari jalur darat sempat terhambat karena petugas kesulitan mencari sumber air. Abdurrozieq menjelaskan, kanal-kanal yang biasanya menjadi andalan untuk mengambil air kini sudah mengering diterpa kemarau panjang.

Kondisi itu memaksa BPBD Muara Enim mengubah strategi. Bantuan lima helikopter pengebom air dari BPBD Sumsel akhirnya diterjunkan untuk menjangkau titik api dari udara.

"Hari ini merupakan pemadaman hari ketiga," kata Abdurrozieq dalam keterangan yang diterima di Palembang.

Mobil Suplai Air Dikerahkan dari Jalur Darat

Selain helikopter, BPBD Muara Enim juga mendapat sokongan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat. Satu unit mobil suplai air dikirim untuk memperkuat pemadaman dari jalur darat.

Dengan kombinasi kekuatan udara dan darat tersebut, Abdurrozieq optimistis api dapat segera dipadamkan secara tuntas. Ia berharap tidak ada lagi titik api yang tersisa di kawasan Gelumbang setelah operasi ini selesai.

"Mudah-mudahan dengan bantuan ini, pemadaman dapat dilakukan dengan tuntas dan tidak ada lagi titik api karhutla di Gelumbang," ujarnya.

Reporter: Ahmad Syukri
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top