SUMATERA SELATAN — Esteban Ocon dipastikan berpisah dengan tim Haas pada akhir musim 2026, sebuah keputusan yang membuat masa depannya di Formula 1 berada dalam tanda tanya besar. Pembalap Prancis berusia 30 tahun itu menegaskan pensiun bukan pilihannya, tetapi peluangnya bertahan di grid musim depan kian sempit.
Kepastian itu disampaikan Haas melalui pernyataan resmi yang mengakhiri kerja sama kedua pihak setelah dua musim bersama. Ocon bergabung dengan tim asal Amerika Serikat tersebut pada 2025, setelah sebelumnya memperkuat Alpine dan sempat mencatat kemenangan di Grand Prix Hungaria 2021.
Sejak debutnya di Formula 1 pada 2016 bersama Manor, Ocon telah membalap untuk empat tim berbeda. Kini ia menghadapi situasi paling pelik dalam kariernya karena tidak ada kursi yang jelas tersedia di grid untuk musim 2027.
Ocon Tegaskan Ini Bukan Akhir Kariernya di F1
Meski kehilangan kursi di Haas, Ocon menolak menganggap perpisahan ini sebagai akhir dari perjalanannya di ajang balap paling bergengsi dunia. Ia menyampaikan pernyataan melalui media sosial dengan nada percaya diri.
"Ini sama sekali bukan akhir dari karier Formula 1 saya," tegas Ocon dalam pernyataannya.
Ia juga menyatakan meninggalkan proyek Haas dengan kepala tegak. "Saya meninggalkan proyek ini dengan kepala tegak dan bangga atas penampilan saya di situasi yang tidak selalu mudah karena berbagai alasan dan faktor di luar kendali saya," ujarnya.
Ocon menambahkan fokus utamanya saat ini adalah balapan berikutnya. Ia berkomitmen tetap bekerja keras bersama tim dan memaksimalkan setiap peluang yang tersisa musim ini.
"Masih banyak balapan tersisa musim ini dan, seperti biasa, saya akan memberikan segalanya di belakang kemudi. Saya masih termotivasi. Saya masih lapar," katanya.
Statistik Kalah dari Bearman Jadi Sorotan
Keputusan Haas tidak lepas dari performa Ocon yang kalah bersaing dengan rekan setimnya, Oliver Bearman. Pembalap muda Inggris itu tampil lebih konsisten sejak keduanya bekerja sama musim lalu.
Musim ini, Bearman berada di posisi ke-13 klasemen pembalap, unggul tiga peringkat dan 13 poin atas Ocon. Dominasi itu juga terlihat di sesi kualifikasi dengan catatan sebagai berikut:
- Bearman mengungguli Ocon 13-6 di kualifikasi musim ini
- Rata-rata keunggulan waktu Bearman 0,144 detik per sesi
- Musim lalu, Bearman finis ke-13 dan Ocon ke-15 dengan selisih hanya tiga poin
- Rekor kualifikasi musim lalu 18-7 untuk Bearman dengan selisih 0,175 detik
Alasan Haas dan Pujian untuk Profesionalisme Ocon
Prinsipal tim Haas, Ayao Komatsu, memberikan penghormatan atas kontribusi Ocon selama memperkuat tim. Menurutnya, sikap profesional pembalap Prancis itu tetap berharga bagi perkembangan Haas sebagai organisasi.
"Profesionalisme dan komitmen Esteban terbukti berharga saat kami terus berkembang sebagai organisasi," kata Komatsu.
Ia juga menyoroti peran Ocon dalam menghadapi perubahan regulasi besar musim ini. Pengalaman dan masukan pembalap itu dinilai signifikan ketika Haas mengembangkan mobil VF-26 sepanjang musim.
Dengan kepastian ini, Haas akan mencari pembalap baru untuk mendampingi Bearman musim depan. Sementara Ocon harus bergerak cepat mencari kursi jika ingin tetap berlaga di Formula 1 pada 2027.