SUMATERA SELATAN — Agresivitas Canva dalam mengembangkan platformnya sepanjang tahun ini terbilang tinggi. Perusahaan mencatat peluncuran pembaruan Visual Suite ke-100, dengan ritme rilis fitur baru yang hampir terjadi setiap dua hari sekali.
Skala penggunaan platform ini juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Data internal Canva menyebutkan lebih dari 100 juta orang memanfaatkan Presentasi Canva setiap bulan. Secara agregat, pengguna menciptakan lebih dari satu miliar desain secara global, termasuk hampir 1.000 dokumen dan 5.000 unggahan media sosial yang diproduksi setiap menitnya.
75 Persen Pengguna Indonesia Aktif via Smartphone
Pasar Indonesia menjadi salah satu motor pertumbuhan utama Canva, menempati posisi ketiga terbesar secara global. Karakteristik unik pasar lokal terlihat dari dominasi akses mobile, dengan lebih dari 75 persen pengguna aktif bulanan mengakses Visual Suite melalui perangkat genggam.
Kebiasaan ini juga tercermin dalam cara pembuatan konten. Hampir dua dari tiga Presentasi Canva yang dibuat di Indonesia dimulai dari smartphone. Artinya, pekerjaan produktivitas tidak lagi bergantung pada komputer desktop, melainkan bisa dimulai dari perangkat seluler lalu dikembangkan dalam ekosistem yang sama.
Dari Papan Tulis ke Presentasi dalam Satu Ekosistem
Perubahan fundamental yang diusung Canva adalah penghapusan sekat antar-format kerja. Dokumen, spreadsheet, papan tulis, dan presentasi kini dirancang untuk saling terhubung dalam satu alur kerja.
Seorang pengguna dapat memulai ide di Papan Tulis, mengembangkannya menjadi brief melalui Doc, melengkapi data dari Sheet, dan mengubahnya menjadi Presentasi tanpa berpindah layanan. Sejak format multi-format diperkenalkan, lebih dari seperempat miliar desain dengan beberapa format telah dibuat.
Adopsi di sektor korporasi pun meningkat. Lebih dari 98 persen perusahaan Fortune 500 telah menggunakan Canva untuk aktivitas kerja, jumlah yang melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
AI dan Fitur Kolaborasi Baru di Doc, Sheet, dan Papan Tulis
Canva memperluas kemampuan AI ke berbagai lini produk. Pada Sheet, teknologi AI kini dapat menganalisis data dan mengubahnya menjadi grafik serta tabel yang siap dipakai. Fitur kontrol tambahan seperti filter publik dan pengelompokan baris juga ditambahkan untuk membantu tim mengatur informasi.
Sementara itu, Doc mendapatkan desain full-page untuk membuat laporan atau proposal dengan komposisi visual lebih luas. Untuk Papan Tulis, hadir fitur Follow Collaborators yang memungkinkan pengguna mengikuti posisi kursor rekan kerja secara real-time.
Papan Tulis juga dapat dikonversi menjadi Presentasi atau Doc hanya dengan satu klik. Di sisi lain, Presentasi kini dilengkapi perkiraan durasi dan catatan presenter otomatis untuk membantu proses penyampaian materi.
Ekspansi ke Pembuatan Situs Web
Pengembangan Visual Suite tidak berhenti pada dokumen dan presentasi. Canva mencatat hampir satu juta situs web dipublikasikan setiap bulan melalui platformnya. Navigasi baru memungkinkan situs memiliki hingga 20 bagian untuk kebutuhan pengguna yang lebih kompleks.
Cameron Adams, Co-Founder sekaligus Chief Product Officer Canva, menilai pencapaian ini bukanlah akhir dari perjalanan perusahaan. Menurutnya, Canva masih berada di tahap awal dalam mengembangkan ekosistem yang lebih luas untuk kebutuhan produktivitas profesional.