BANYUASIN — Proses pemindahan awak kapal yang berujung musibah terjadi di perairan Pulau Salahnama, Kabupaten Banyuasin, Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 16.20 WIB. Seorang Anak Buah Kapal (ABK) Tugboat (TB) Baruna 2, Taufik Hidayat, dilaporkan hilang setelah tergelincir dan jatuh ke sungai saat berpindah dari kapal tunda ke tongkang.
Peristiwa berawal ketika TB Baruna 2 / BG BPL 2 tiba di area Salahnama (Tiang Listrik SUTET) dan berencana berlabuh. Sebanyak tiga orang kru akan ditransfer menuju tongkang. Proses pemindahan dilakukan dari area haluan tugboat sebelah kiri menuju haluan lambung tongkang sebelah kanan.
Korban Jatuh Saat Giliran Pertama Dipindahkan
Berdasarkan rekaman CCTV, Taufik Hidayat mendapat giliran pertama untuk naik ke tongkang. Pada pukul 16.20 WIB, korban jatuh ke sungai saat proses perpindahan berlangsung.
Dua ABK yang berada di belakang korban tidak sempat memberikan pertolongan langsung. Setelah terjatuh, korban tidak terlihat lagi di permukaan air dan diduga kuat terbawa arus.
Nakhoda beserta kru lainnya sempat melakukan upaya pertolongan dengan melemparkan dua buah lifebuoy ke arah lokasi korban jatuh. Pencarian di sekitar titik kejadian juga dilakukan, namun hasilnya nihil.
Laporan Cepat ke VTS Palembang dan Basarnas
Setelah upaya awal gagal, nakhoda TB Baruna 2 segera melaporkan insiden ini ke VTS Palembang, pihak pencarter, dan owner kapal. Koordinasi untuk permintaan bantuan pencarian pun diteruskan ke Basarnas Palembang dan Kantor KSOP Kelas 1 Palembang.
Kawilker Tanjung Api-api Kantor KSOP Kelas 1 Palembang, Rachmad Syahid, membenarkan insiden hilangnya ABK tersebut. Ia menyebut proses pencarian korban masih berlangsung hingga saat ini.
"Ya kejadiannya kemarin sore, saat ini tim SAR gabungan telah melakukan pencarian korban di TKP dan proses pencarian masih berlangsung," singkatnya.
Pencarian Terkendala Arus Sungai
Tim SAR gabungan yang diterjunkan ke lokasi masih fokus melakukan penyisiran di sekitar perairan Pulau Salahnama. Arus sungai yang cukup deras menjadi kendala utama dalam upaya pencarian korban.
Hingga berita ini diturunkan, Taufik Hidayat belum juga ditemukan. Masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan korban diimbau untuk segera melapor ke kantor Basarnas Palembang atau KSOP Kelas 1 Palembang.