LAHAT — Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjaga kedaulatan, tetapi juga menjadi solusi atas persoalan warga. Hal ini tercermin dari kiprah Kodim 0405/Lahat yang mendorong sinergi militer-rakyat melalui pembangunan jembatan dalam program TMMD 2026 di Kecamatan Kikim Timur.
Selama ini, anak sekolah dan warga harus melewati jalur kereta api untuk beraktivitas. Kondisi tersebut dinilai memiliki risiko keselamatan yang tinggi, sehingga kehadiran jembatan menjadi akses alternatif yang lebih aman.
Enam Jembatan Garuda Menghubungkan Desa
Tahun 2026 menjadi tahun yang produktif bagi jajaran Kodim 0405/Lahat. Fokus utama diarahkan pada pembangunan infrastruktur vital melalui pengerjaan enam proyek Jembatan Garuda yang tersebar di berbagai kecamatan.
- Jembatan Gantung di Desa Muara Empayang (Kikim Timur)
- Jembatan Beton Desa Lubuk Seketi 1 dan 2 (Kikim Barat)
- Jembatan Armco di Desa Pagar Batu (Pulau Pinang)
- Jembatan Armco di Desa Lubuk Pedaro (Merapi Selatan)
- Jembatan Beton Desa Pagar Batu (Pulau Pinang)
Selain akses penghubung wilayah, Kodim Lahat juga menggenjot program TNI Manunggal Air Bersih. Program ini menjawab krisis air di pelosok desa melalui pembangunan sumur bor, instalasi pipa, dan penampungan air.
Lumbung Pangan di Kelurahan Kota Baru
Sektor ketahanan pangan turut menjadi atensi utama. Di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Lahat, Kodim mengimplementasikan program konkret di tiga bidang sekaligus.
Di bidang perikanan, sebanyak 23 unit kolam ikan bioflog dikembangkan dengan kapasitas sekitar 12.000 ekor ikan lele dan patin. Sementara itu, lahan seluas 0,4 hektare dikelola untuk tanaman jagung dan 1 hektare untuk budidaya pepaya California.
Untuk bidang peternakan, Kodim memelihara 40 ekor ayam petelur dan 100 ekor itik petelur. Program ini dirancang untuk mendorong kemandirian pangan masyarakat sekitar.
Rehabilitasi Sekolah dan Bedah Rumah
Di luar tugas pokok pertahanan, jajaran Kodim 0405/Lahat aktif dalam rehabilitasi fasilitas pendidikan dan sosial. Melalui TMMD ke-128 di Desa Lubuk Tampang, Kikim Timur, dilakukan rehabilitasi rumah sekolah TK dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 5 unit.
Pendampingan rehab sekolah juga menyasar SMKN 1 Jarai, SMK Muhammadiyah Pagaralam, SMKN 2 Lahat, dan SMKN 2 Pagaralam. Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat diwujudkan lewat pembagian 100 paket sembako khusus penanganan stunting kepada warga Desa Lubuk Tampang.
Rekam Jejak Operasi Militer Sang Komandan
Letkol Inf David Jihandika merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2006. Kariernya dimulai sebagai Pama Pussenif Kodiklat pada 2006 dan Pama Kostrad pada 2007, sebelum memegang berbagai posisi strategis seperti Danton hingga Kasiops Korem 171/PVT.
Pengalaman operasionalnya mencakup Satgas Poso (2015), Satgas Rajawali II (2025), hingga misi perdamaian dunia di bawah bendera PBB melalui UNIFIL pada 2012 dan 2019. Sebelum memimpin Lahat, ia menjabat sebagai Danyonif 502/UY/18/2 Kostrad (2025).