PALEMBANG — Sebanyak 170 personel Polda Sumatera Selatan menerima penghargaan langsung dari Kapolda Irjen Pol. Sandi Nugroho atas dedikasi, inovasi, dan keberhasilan pengungkapan kasus selama tiga bulan terakhir. Pemberian penghargaan tersebut berlangsung dalam apel pagi di halaman Markas Polda Sumsel, Senin (3/8/2026).
Selain penghargaan individu, tujuh perwakilan Satuan Kerja (Satker) dan Satuan Kewilayahan (Satwil) juga menerima piagam dari Kapolri. Ketujuh unit tersebut berhasil mencatatkan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sempurna, yakni nilai 100 pada tahun anggaran 2025.
Kapolda: Personel Adalah Aset, Jaga Kesehatan demi Keluarga
Di balik momen penganugerahan tersebut, Irjen Pol. Sandi Nugroho menyelipkan pesan humanis kepada seluruh anggota yang hadir. Ia mengingatkan bahwa beban tugas penegakan hukum ke depan akan semakin berat dan menguras tenaga, sehingga kondisi fisik para personel tidak boleh diabaikan.
"Tugas ke depan pastinya akan sangat menguras tenaga dan pikiran kita. Oleh karena itu, saya berpesan agar rekan-rekan pandai menjaga kesehatan, mengatur pola makan, dan berolahraga," ujar Sandi Nugroho di Palembang, Senin (3/8/2026).
Jenderal bintang dua itu menegaskan bahwa setiap personel adalah aset berharga, bukan hanya bagi institusi Polri tetapi juga bagi keluarga yang menunggu di rumah. "Rekan-rekan adalah aset yang sangat berharga, bukan hanya bagi institusi Polri, tetapi juga bagi keluarga yang menunggu kepulangan di rumah," tambahnya.
Reward and Punishment: Apresiasi Prestasi, Sanksi Tegas bagi Pelanggar
Sistem penghargaan dan hukuman menjadi penekanan tersendiri dalam arahannya. Irjen Pol. Sandi Nugroho memastikan institusinya menerapkan mekanisme tersebut secara objektif dan transparan. Prestasi yang diukir jajarannya diapresiasi, namun pelanggaran tetap mendapat konsekuensi tegas.
"Prestasi yang diukir hari ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan pengabdian yang melampaui panggilan tugas (beyond the call of duty). Ini adalah bentuk kontribusi kita dalam menyukseskan Asta Cita Bapak Presiden menuju Indonesia Emas 2045," kata Kapolda.
"Namun ingat, siapa pun yang melakukan pelanggaran dan merusak nama baik institusi pasti akan menerima sanksi tegas," sambungnya.
Komitmen Moral: Profesionalisme Beriringan dengan Ikatan Kekeluargaan
Kepala Bidang Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya menyebut kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen moral institusi. Menurutnya, penghargaan yang diberikan pimpinan adalah bentuk apresiasi tertinggi atas kerja keras anggota di lapangan.
"Sesuai arahan Bapak Kapolda, pemberian penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa setiap tetes keringat, dedikasi, dan inovasi anggota selalu mendapat tempat dan apresiasi tertinggi dari pimpinan," ujar Nandang.
Ia menambahkan, kedisiplinan serta kesehatan fisik dan mental menjadi fondasi utama agar personel tetap prima dan selamat dalam menjalankan tugas. "Kita ingin memastikan seluruh personel tetap prima dan selamat dalam menjalankan tugas perlindungan masyarakat sehingga selalu dapat kembali berkumpul bersama keluarga," jelasnya.
Melalui perpaduan sistem reward and punishment, kesiapsiagaan mengawal keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta penanganan karhutla, Polda Sumsel menegaskan komitmennya menjaga keseimbangan organisasi. Dengan semangat 'Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!', institusi ini siap berdiri sebagai benteng pelindung masyarakat.