Pencarian

OJK Sumsel dan Gen LIMAS Gencarkan Edukasi Investasi Aman untuk Gen Z di Palembang, 78% Anak Muda Disebut Belum Paham Risiko

Minggu, 02 Agustus 2026 • 16:25:31 WIB
OJK Sumsel dan Gen LIMAS Gencarkan Edukasi Investasi Aman untuk Gen Z di Palembang, 78% Anak Muda Disebut Belum Paham Risiko
Ratusan peserta mengikuti seminar edukasi investasi aman bagi generasi Z di Ballroom OJK Sumsel, Palembang.

PALEMBANG — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan menggandeng komunitas Gen LIMAS dan BNI dalam seminar bertajuk "Smart Investing: From First Step To First Investment" di Ballroom OJK Sumsel. Acara yang dikemas dalam program GENCAR 2.0 ini menyasar generasi Z yang baru ingin memulai investasi agar tidak terjebak skema bodong.

Kegiatan ini digelar di tengah keprihatinan rendahnya literasi keuangan nasional. Berdasarkan survei OCBC NISP yang dirilis Kompas Money, hanya sekitar 4% warga Indonesia yang memiliki pemahaman mendalam tentang pasar modal.

Mayoritas Anak Muda Investasi Tanpa Paham Risiko

Angka tersebut dinilai OJK sebagai celah besar yang kerap dimanfaatkan pelaku investasi ilegal. Kepala OJK Sumsel, Arifin Susanto, menegaskan bahwa kemudahan akses informasi di era digital tidak menjamin masyarakat mampu memilah produk keuangan yang legal.

"Saat ini teknologi berkembang dengan sangat pesat sehingga informasi mengenai investasi dapat dengan mudah diakses. Namun, informasi yang diperoleh harus dipilah secara tepat agar masyarakat tidak terjebak dalam investasi bodong yang menawarkan hasil instan," ujar Arifin dalam sambutannya.

Kriteria Investasi Legal yang Perlu Diketahui Pemula

Asnawati, Kepala Divisi Pengawasan Perilaku PUJK Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sumsel, memaparkan materi "Know Before You Invest". Ia menekankan pentingnya mengenali profil risiko sebelum menempatkan dana.

"Investasi yang aman dan efektif adalah investasi yang dilakukan pada instrumen yang terdaftar atau legal, mampu menawarkan hasil yang logis, serta selaras dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi," jelas Asnawati di hadapan peserta.

Memulai dari Nominal Kecil untuk Kebiasaan Finansial

Head BNI Kantor Wilayah 3 Palembang, Herry M. Asvianda Pulungan, memberikan perspektif berbeda soal memulai investasi di usia muda. Ia mengingatkan target utama bukanlah kekayaan instan, melainkan pembentukan disiplin.

"Investasi sejak muda bukan tentang cepat kaya, melainkan tentang membangun kebiasaan finansial yang disiplin, memanfaatkan waktu untuk pertumbuhan modal jangka panjang, dan memulai dari nominal kecil secara terencana," kata Herry.

President of Gen LIMAS 2026, M. Febrin Abiyyu Ilyasa, berharap seminar ini menjadi media pembelajaran bagi Gen Z dalam membangun perencanaan keuangan jangka panjang. Senada dengan itu, Lead Crew GENCAR 2.0 x BNI, Fathimah Syifa, menyebut maraknya investasi bodong menjadi alasan utama kegiatan ini digelar.

"Dengan maraknya investasi bodong yang beredar, kami ingin membuka mata Generasi Z agar tidak gampang tertipu dan bisa memulai investasi dengan aman dan nyaman," ungkap Fathimah.

Rangkaian acara ditutup dengan booth tour, pengisian post-test, dan sesi dokumentasi. Gen LIMAS berencana menghadirkan program serupa untuk memperluas inklusi keuangan di kalangan zillenial Sumatera Selatan.

Follow inisumsel.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rakyatpembaruan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks