PALEMBANG — Dua wajah baru resmi mengemban amanah sebagai duta daerah setelah Fely Daffa dari Palembang 4 dan Gesya Bilbina dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dinobatkan sebagai Putra dan Putri Sriwijaya 2026. Mereka digadang-gadang menjadi motor penggerak promosi budaya dan pariwisata Sumatera Selatan menuju target Sumsel Wonderful 2030.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tidak sekadar menyerahkan gelar. Sekda Edward Candra memastikan para pemenang akan diterjunkan langsung ke berbagai agenda strategis, mulai dari event berskala lokal hingga panggung internasional.
Jadwal Padat: Dari Festival Sriwijaya hingga Pameran di Luar Negeri
"Kami libatkan pada setiap ajang, baik itu Festival Sriwijaya, promosi wisata ke luar daerah, bahkan sampai ke pameran internasional," ujar Edward dalam keterangan resmi di Palembang, Sabtu.
Keterlibatan ini bukan seremonial belaka. Para duta diharapkan berperan sebagai jembatan yang memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong pariwisata menjadi penggerak ekonomi baru Sumatera Selatan.
Edward menilai kekayaan Sumsel—mulai dari adat istiadat, seni, kuliner, hingga destinasi wisata—perlu terus diperkenalkan lebih masif kepada publik luas.
Kriteria Duta: Tidak Cukup Cantik dan Tampan, Harus Melek Teknologi
Di hadapan 34 finalis, Sekda menekankan bahwa menjadi duta wisata bukan sekadar tugas seremonial. Ada lima karakter utama yang wajib dimiliki, yakni berintegritas, memahami budaya dan pariwisata daerah, memiliki wawasan global, berjiwa kepemimpinan, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
"Kita harus menjadikan pariwisata sebagai penggerak ekonomi baru Sumsel," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Rudi Irawan menyebut ajang tahunan ini adalah proses seleksi ketat untuk mencari generasi muda yang siap menjadi mitra pemerintah. Ia menegaskan peran para pemenang tidak berhenti di atas panggung.
Bukan Sekadar Mahkota: Tugas Baru sebagai Konten Kreator
"Karena itu kami berharap Putra-Putri Sriwijaya mampu menjadi storyteller, content creator, sekaligus cultural ambassador yang memperkenalkan pesona Sumsel kepada Indonesia bahkan dunia," kata Rudi.
Peran ganda ini dinilai krusial di era digital. Para duta dituntut aktif memproduksi konten menarik tentang wastra, kuliner, seni pertunjukan, dan sejarah Sumatera Selatan untuk menjangkau audiens yang lebih muda.
Ketua Pelaksana Putra Putri Sriwijaya 2026, Vita Sandra, menambahkan bahwa para pemenang adalah agen perubahan yang akan bekerja nyata melestarikan kebudayaan sekaligus mempromosikan pariwisata daerah.
Gelar Putra Sriwijaya 2026 diraih Fely Daffa dari Palembang 4, sedangkan gelar Putri Sriwijaya 2026 diraih Gesya Bilbina dari perwakilan Kabupaten OKU setelah melalui serangkaian penilaian dewan juri pada malam grand final. Keduanya kini memegang tanggung jawab besar untuk membawa nama Sumsel bersinar di tingkat nasional dan internasional.