PALEMBANG — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang terus berjalan. Pada hari ke-10 pelaksanaan, sasaran fisik difokuskan pada pembenahan interior Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Sumilah.
Pengerjaan Bagian Dalam: Pelapon hingga Pelamiran Dinding
Personel Satgas melakukan pemasangan plafon atau pelapon di bagian atas rumah. Selain itu, dinding kamar juga dilamir agar hasil pekerjaan lebih rapi dan siap memasuki tahap finishing.
Wadan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Letkol Inf Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han., menyebut setiap sasaran RTLH dikerjakan bertahap dengan prioritas pada kualitas.
“Pengerjaan terus kami kebut sesuai tahapan yang telah direncanakan. Sinergi antara Satgas TMMD dan masyarakat menjadi kunci percepatan pembangunan sehingga manfaat program ini dapat segera dirasakan oleh warga penerima manfaat,” ujar Wadan Satgas.
Gotong Royong: 7 Personel TNI dan 3 Warga Bekerja Bersama
Proses rehab rumah Sumilah dikerjakan secara gotong royong. Sebanyak 7 personel TNI bahu-membahu dengan 3 warga setempat di lokasi yang berada di RT 19 RW 05 tersebut.
Letkol Inf Dery menambahkan, program TMMD tidak hanya soal pembangunan fisik. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui budaya gotong royong.
Target Akhir: Rumah Layak Huni dan Nyaman
Pihak Kodim 0418/Palembang menargetkan rumah Sumilah benar-benar layak huni setelah seluruh tahapan selesai. Kualitas pengerjaan menjadi perhatian utama agar penerima manfaat bisa tinggal dengan nyaman.
Program TMMD ke-129 ini merupakan salah satu wujud kehadiran TNI di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu warga kurang mampu memiliki tempat tinggal yang layak.