Operasi Patuh Musi 2026 di Muba, Polisi Sambangi Warga Kayuara dan Ojek Pangkalan untuk Ingatkan Helm

Penulis: Rizal Hamdani  •  Minggu, 08 November 2026 | 12:31:01 WIB
Petugas Unit Kamsel Satlantas Polres Muba memberikan imbauan kepada warga di Jalan Kol. Wahid Udin, Kelurahan Kayuara, Kecamatan Sekayu.

SEKAYU — Satuan Lalu Lintas Polres Muba menurunkan Unit Kamsel ke titik paling ramai di Jalan Kol. Wahid Udin, Kelurahan Kayuara, Kecamatan Sekayu. Petugas tidak membuka razia dadakan. Mereka menyambangi warga dan ojek pangkalan satu per satu, mengajak ngobrol, lalu memberi imbauan soal hal yang paling sering disepelekan pengendara.

Pakai helm. Lengkapi surat-surat. Jangan ugal-ugalan. Tiga hal sepele yang kalau dilanggar, nyawa taruhannya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan tertib. Banyak pengendara ojek yang berhenti, mendengarkan, dan mengangguk. Warga di sekitar lokasi menyambut positif kehadiran petugas.

Penindakan Jadi Jalan Terakhir, Edukasi yang Diutamakan

Kasat Lantas Polres Muba AKP Rendy Novriadi menegaskan, Operasi Patuh Musi 2026 memang sengaja dibuat lebih humanis. Pendekatan itu dipilih agar masyarakat tidak melihat polisi semata sebagai penegak tilang.

"Tujuannya untuk menciptakan Kamseltibcar Lantas, mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, serta menciptakan masyarakat yang patuh dan tertib dalam berlalu lintas," kata AKP Rendy Novriadi kepada kantor berita KRSUMSEL.COM, Minggu (8/11).

Menurutnya, penindakan adalah jalan terakhir. Yang utama adalah edukasi. Alasannya sederhana: kecelakaan tidak menunggu orang yang melanggar, tapi menghantam siapa saja yang tidak siap.

Target Indonesia Zero Accident 2045 Dimulai dari Kayuara

AKP Rendy menyebut kegiatan di Kayuara sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia 2045, Indonesia Zero Accident. Menurutnya, target besar itu harus dimulai dari hal kecil di jalan.

"Kita ingin mewujudkan Indonesia 2045, Indonesia Zero Accident. Dimulai dari hal kecil, patuh aturan, pakai helm dan saling menghargai sesama pengguna jalan," tutupnya.

Jalan Kol. Wahid Udin dipilih karena menjadi salah satu titik tersibuk di Kecamatan Sekayu. Arus kendaraan, termasuk ojek pangkalan yang mengantar penumpang, melintas di kawasan itu setiap hari.

Polres Muba belum menyebut berapa lama kegiatan imbauan semacam ini akan berlanjut selama Operasi Patuh Musi 2026 berlangsung.

Reporter: Rizal Hamdani
Sumber: krsumsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top