Anthropic Ajukan IPO ke Regulator AS, Incar Dana Rp1.800 Triliun

Penulis: Ahmad Syukri  •  Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:05:01 WIB
Anthropic resmi mengajukan rencana penawaran umum perdana ke regulator Amerika Serikat dengan target melantai di Nasdaq.

SUMATERA SELATAN — Anthropic resmi mengajukan rencana penawaran umum perdana ke regulator Amerika Serikat, dengan target melantai di Nasdaq pada pertengahan November 2026. Perusahaan pengembang model AI Claude itu berpotensi meraup dana segar hingga USD100 miliar atau sekitar Rp1.800 triliun dari aksi korporasi tersebut.

Pengajuan dilakukan pada Senin, sebagaimana dilaporkan Wall Street Journal pada Selasa (27/10/2026). Sejumlah sumber menyebut Anthropic ingin mengeksekusi IPO pada pekan yang dimulai 18 November. Jadwal tersebut belum final karena diskusi masih berjalan.

Anthropic akan mencatatkan sahamnya di Bursa Nasdaq dengan kode ANT. Perusahaan dipimpin Dario Amodei, salah satu figur sentral di industri kecerdasan buatan global.

Valuasi Ditaksir Tembus USD2 Triliun

Selain dana segar USD100 miliar, valuasi Anthropic diprediksi naik ke kisaran USD1,5 triliun hingga USD2 triliun. Angka itu menempatkan perusahaan pada jajaran emiten teknologi paling mahal di pasar modal Amerika Serikat.

Sebagai pembanding, valuasi tersebut jauh melampaui kapitalisasi pasar sebagian besar perusahaan teknologi mapan. Bagi investor, besaran valuasi menjadi pertanyaan utama: seberapa besar premium yang harus dibayar untuk perusahaan yang belum lama menghasilkan pendapatan komersial signifikan.

Posisi Anthropic di Peta Persaingan AI Global

Anthropic dikenal sebagai pengembang Claude, model bahasa besar yang bersaing langsung dengan produk OpenAI dan Google. Perusahaan memposisikan diri pada segmen AI yang menekankan keamanan dan keandalan model, sebuah diferensiasi yang dijual ke klien korporasi.

Langkah IPO ini menjadikan Anthropic salah satu uji pasar terbesar bagi sektor AI di lantai bursa. Jika terealisasi sesuai jadwal, perusahaan akan menjadi emiten AI dengan nilai kapitalisasi terbesar yang melantai di Nasdaq.

Apa Artinya bagi Investor dan Pelaku Industri

Bagi investor global, IPO Anthropic membuka akses langsung ke salah satu pemain inti rantai pasok AI, yang selama ini hanya bisa dimainkan lewat perusahaan publik lain atau pasar sekunder. Bagi pelaku industri dalam negeri, penerbitan saham raksasa AI ini berpotensi memengaruhi aliran modal di sektor teknologi emerging, termasuk Indonesia.

Sejumlah analis pasar modal menyoroti bahwa oversubscription pada IPO sebesar ini bisa menyedot likuiditas dari emiten teknologi lain dalam jangka pendek. Namun, dampaknya terhadap pasar domestik Indonesia diperkirakan terbatas karena eksposur langsung investor lokal ke saham Nasdaq masih kecil.

Risiko di Balik Jadwal yang Masih Cair

Anthropic sendiri menegaskan jadwal IPO masih dapat berubah. Fluktuasi kondisi pasar modal AS, hasil uji tuntas regulator, serta dinamika valuasi sektor AI menjadi variabel yang bisa menggeser timeline.

Jika penawaran berjalan sesuai rencana, Anthropic akan mencatat sejarah sebagai salah satu IPO terbesar dalam sejarah pasar saham Amerika Serikat, dengan nilai emisi yang jauh melampaui banyak penawaran perdana teknologi sebelumnya.

Reporter: Ahmad Syukri
Sumber: idxchannel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top