LUBUK LINGGAU — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Lubuk Linggau menyelenggarakan pelatihan bertajuk AI & Coding for Teaching: Empowering Digital Skills, Transforming Future Learning. Kegiatan yang diikuti 150 peserta ini berlangsung pada Selasa (13/10/2026) dan menjadi bagian dari Program Prioritas 1 Juta Guru Mahir Coding AI PGRI Provinsi Sumatera Selatan.
Pelatihan menyasar peningkatan kompetensi digital guru dalam menghadapi transformasi pendidikan di era kecerdasan buatan. Guru didorong tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu mengintegrasikan AI dan coding secara kreatif, tepat guna, dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran.
Ketua PGRI Provinsi Sumatera Selatan, Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., hadir langsung didampingi Wakil Ketua I Drs. H. Lukman Haris, M.Si., dan Sekretaris Umum Drs. Hery Amirul, M.Si. Turut hadir Ketua PSLCC Sumatera Selatan Dr. Widya Handayani, M.Si.
Materi pelatihan disampaikan narasumber Dr. Arini Faustri Badri, M.Pd., yang memberikan penguatan mengenai pemanfaatan AI dan coding dalam kegiatan pembelajaran. Pemerintah Kota Lubuk Linggau menegaskan dukungan melalui kehadiran H. Wiwin Eka Saputra, S.Sos.I., M.H.I., Staf Ahli II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, yang mewakili Wali Kota Lubuk Linggau.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lubuk Linggau diwakili M. Subriyanhar, S.Pd., selaku Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK). Hadir pula perwakilan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, Ketua Dewan Pendidikan Kota Lubuk Linggau Drs. H. M. Isa Sigit, S.I.P., M.M., serta Ketua PGRI Kota Lubuk Linggau Al Rasyid, S.Pd.
Melalui penguasaan keterampilan digital, guru diharapkan dapat mengembangkan media pembelajaran interaktif dan menyusun bahan ajar inovatif. Pelatihan juga diarahkan menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.
Materi AI & Coding for Teaching memperkenalkan pemanfaatan teknologi untuk mendukung kemampuan berpikir logis, kreatif, sistematis, dan pemecahan masalah. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, guru perlu mampu memilih dan menggunakan perangkat digital secara kritis.
Pemahaman tersebut mencakup kesadaran akan keterbatasan AI serta pentingnya menjaga etika dan integritas dalam dunia pendidikan. PGRI memandang peningkatan kompetensi guru sebagai salah satu kunci mempersiapkan peserta didik menghadapi perubahan dunia kerja.
Pelatihan di Kota Lubuk Linggau diharapkan menjadi bagian dari perluasan gerakan peningkatan keterampilan coding dan kecerdasan buatan bagi guru di Sumatera Selatan. Kolaborasi antara PGRI, pemerintah daerah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, serta Dewan Pendidikan menjadi modal penting untuk memastikan transformasi digital pendidikan diterapkan nyata di satuan pendidikan.
PGRI Provinsi Sumatera Selatan bersama PGRI Kota Lubuk Linggau menegaskan komitmen mendorong guru yang adaptif dan inovatif. Program Prioritas 1 Juta Guru Mahir Coding AI diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan guru tentang teknologi, tetapi juga berdampak nyata terhadap kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi generasi muda.