Pemkot Palembang Dirikan Posko ISPU di 18 Kecamatan, Warga Bisa Cek Kualitas Udara dan Ambil Masker Gratis

Penulis: Ahmad Syukri  •  Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:43:32 WIB
Wali Kota Palembang Ratu Dewa meninjau posko ISPU di kantor kecamatan.

Pemerintah Kota Palembang mendirikan layanan khusus penanganan dampak Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dan paparan kabut asap di 18 kecamatan. Posko kesehatan di setiap kantor kecamatan dan puskesmas disiagakan merespons keluhan warga, terutama penyakit saluran pernapasan. Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyatakan masker dibagikan gratis seiring memburuknya kualitas udara akibat karhutla.

PALEMBANG — Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyatakan seluruh fasilitas layanan kesehatan dan posko siaga di tingkat kecamatan diarahkan merespons cepat keluhan kesehatan warga. Penyakit saluran pernapasan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) jadi perhatian utama.

Langkah mitigasi diambil merata hingga wilayah terbawah. Setiap kantor kecamatan dan puskesmas membuka posko kesehatan bagi warga yang terdampak kabut asap.

Mengapa ISPU Jadi Alarm Warga Palembang

Peningkatan kadar ISPU akibat kabut asap membutuhkan tindakan mitigasi yang tidak bisa menunggu. Ratu Dewa menilai respons harus menjangkau hingga tingkat kecamatan, bukan hanya terpusat di fasilitas kesehatan kota.

Kabut asap yang menyelimuti Palembang berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dampaknya langsung terasa pada kualitas udara yang dihirup warga setiap hari.

Tabung Oksigen hingga Ruang Pemulihan Disiagakan

Pemantauan kualitas udara melalui ISPU dilakukan berkala. Jika indeks menunjukkan kategori tidak sehat hingga berbahaya, penanganan lapangan langsung bergerak.

"Monitoring kualitas udara melalui ISPU terus kita pantau secara berkala. Jika indeks menunjukkan kategori tidak sehat hingga berbahaya, penanganan di lapangan langsung bergerak, termasuk penyiapan tabung oksigen dan ruang pemulihan di fasilitas kesehatan setempat," kata Ratu Dewa.

Penyiapan tabung oksigen dan ruang pemulihan dilakukan di fasilitas kesehatan setempat. Keduanya menjadi antisipasi jika terjadi lonjakan pasien dengan gangguan pernapasan.

Masker Gratis dan Imbauan Kurangi Aktivitas Luar Ruang

Pemerintah Kota Palembang membagikan masker secara gratis kepada warga. Warga juga diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah selama kabut asap masih menyelimuti kota.

Imbauan pola hidup bersih dan sehat tetap berlaku. Masker wajib dipakai saat beraktivitas di luar ruangan.

Warga yang mengalami gejala sesak napas atau gangguan kesehatan akibat kabut asap diminta segera mendatangi posko atau fasilitas kesehatan terdekat di kecamatan masing-masing.

Layanan Tersebar di 18 Kecamatan

Layanan khusus ini tersebar di 18 wilayah kecamatan di Kota Palembang. Sebaran posko memastikan warga tidak perlu jauh mencari pertolongan saat kualitas udara memburuk.

Ratu Dewa menegaskan langkah ini diambil guna memitigasi risiko kesehatan masyarakat akibat memburuknya kualitas udara. Warga diminta memanfaatkan posko yang sudah disiapkan di kantor kecamatan dan puskesmas terdekat.

Reporter: Ahmad Syukri
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top