Harga Emas Pegadaian di Palembang Turun, Antam 1 Gram Kini Rp2,6 Juta

Penulis: Zulkarnain Hamid  •  Rabu, 30 September 2026 | 10:02:31 WIB
Harga emas batangan di Pegadaian Palembang kembali turun pada perdagangan hari ini.

PALEMBANG — Penurunan harga emas batangan di Pegadaian berlanjut. Tiga produk logam mulia yang dijual perseroan, yakni Galeri24, Antam, dan UBS, kompak mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini.

Emas Antam menjadi salah satu produk yang harganya turun. Untuk ukuran 0,5 gram, emas Antam dibanderol Rp1.361.000, sedangkan ukuran 1 gram dijual Rp2.619.000.

Produk Galeri24 juga mengalami penurunan. Ukuran 0,5 gram dilepas dengan harga jual Rp1.314.000, sementara ukuran 1 gram dijual Rp2.506.000.

Rincian Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS Hari Ini

Berikut daftar harga jual emas batangan di Pegadaian untuk tiga produk yang tersedia:

  • Galeri24 0,5 gram: Rp1.314.000
  • Galeri24 1 gram: Rp2.506.000
  • Antam 0,5 gram: Rp1.361.000
  • Antam 1 gram: Rp2.619.000
  • UBS 0,5 gram: Rp1.368.000
  • UBS 1 gram: Rp2.530.000

Emas UBS menjadi produk dengan harga tertinggi di antara ketiganya untuk ukuran 0,5 gram. Sementara untuk ukuran 1 gram, Antam masih yang paling mahal.

Pilihan Ukuran Lain Masih Tersedia

Selain ukuran kecil, Pegadaian juga menjual emas batangan dalam berbagai ukuran besar. Mulai dari 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, hingga 100 gram.

Pilihan ukuran yang beragam ini memberi keleluasaan bagi masyarakat yang ingin menyimpan aset dalam bentuk logam mulia. Emas masih menjadi salah satu instrumen favorit untuk menjaga nilai kekayaan di tengah dinamika harga.

Mengapa Harga Emas Terus Berubah?

Harga emas batangan di Pegadaian mengikuti pergerakan harga logam mulia di pasar global. Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga turut memengaruhi harga jual di dalam negeri.

Penurunan hari ini menjadi kelanjutan dari tren pelemahan yang terjadi sejak beberapa waktu sebelumnya. Masyarakat yang ingin membeli emas disarankan memantau harga secara berkala sebelum bertransaksi.

Reporter: Zulkarnain Hamid
Sumber: palpres.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top