PALEMBANG — Sebagian besar wilayah Sumatera Selatan diprakirakan didominasi udara kabur sepanjang Rabu, 30 September 2026. Kondisi ini berbeda dari sejumlah daerah lain yang justru berpotensi cerah hingga hujan ringan. BMKG merilis prakiraan tersebut melalui laman resmi mereka.
Udara kabur sendiri merupakan kondisi atmosfer yang membuat jarak pandang menurun akibat partikel halus tersuspensi di udara. Fenomena ini kerap muncul pada musim kemarau atau saat kelembapan tinggi.
Palembang mencatat suhu maksimum paling tinggi di antara wilayah yang diprakirakan. Suhu udara di ibu kota provinsi itu diprediksi menyentuh 36 derajat Celsius.
Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) juga berpotensi panas dengan suhu berkisar 24 hingga 36 derajat Celsius. Kelembapan udara di OKI diprakirakan berada di rentang 35 hingga 96 persen.
Ogan Komering Ulu (OKU) tidak ketinggalan masuk daftar daerah berudara kabur. Suhu di wilayah ini diprakirakan berkisar 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 47 hingga 90 persen.
Berbeda dari mayoritas daerah, Pagar Alam diprediksi mengalami hujan ringan. Kota di kaki Gunung Dempo itu menjadi salah satu wilayah dengan cuaca paling basah hari ini.
Hujan ringan di Pagar Alam bisa menjadi berkah bagi petani yang tengah memasuki musim tanam. Namun warga tetap diminta waspada terhadap potensi jalan licin di jalur pegunungan.
Udara kabur dapat mengganggu aktivitas luar ruang, terutama bagi pengendara dan pekerja lapangan. Jarak pandang yang menurun meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya.
Warga yang memiliki riwayat gangguan pernapasan disarankan mengurangi aktivitas di luar rumah. Penggunaan masker tetap dianjurkan saat harus beraktivitas di area terbuka.
BMKG mengimbau masyarakat memantau pembaruan prakiraan cuaca secara berkala. Informasi terbaru bisa diakses melalui laman resmi BMKG.go.id atau kanal media sosial mereka.