SUMATERA SELATAN — Timnas Indonesia harus puas meraih medali perak cabang esport nomor Pokemon Unite pada Asian Games 2026 setelah kalah 1-3 dari Jepang di partai final. Laga yang digelar di Aichi Sky Expo, Tokoname, Prefektur Aichi, Jepang, pada Minggu (27/9/2026) itu menambah koleksi medali kontingen Merah-Putih menjadi 24 keping.
Kekalahan di final membuat Indonesia mengoleksi perak kelima dari total dua emas, lima perak, dan 17 perunggu sepanjang gelaran Asian Games 2026. Tambahan medali dari nomor Pokemon Unite ini menjadi bukti bahwa esport terus menyumbang prestasi bagi kontingen Indonesia di ajang multievent Asia.
Final Pokemon Unite mempertemukan Indonesia dengan Jepang di Aichi Sky Expo, arena yang menjadi pusat pertandingan esport Asian Games 2026. Skuad Merah-Putih harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-3 setelah melalui pertarungan ketat.
Meski kalah, capaian ini tetap menjadi hasil terbaik Indonesia di nomor Pokemon Unite pada Asian Games 2026. Perak dari esport melengkapi koleksi medali kontingen yang sebelumnya sudah diisi dua emas dari bulu tangkis beregu putra dan angkat besi lewat Rahmat Erwin Abdullah.
Pemerintah menyiapkan bonus bagi atlet yang menyumbang medali di Asian Games 2026. Untuk medali emas, bonus yang diberikan mencapai Rp 3 miliar, sementara perak senilai Rp 2 miliar, dan perunggu Rp 1 miliar.
Dengan tambahan perak dari Pokemon Unite, atlet esport Indonesia yang tampil di final berhak atas bonus tersebut. Skema ini menjadi bentuk apresiasi negara terhadap prestasi atlet di panggung internasional.
Target empat medali emas yang dibebankan kepada kontingen Indonesia belum tercapai sepenuhnya. Dua emas sudah diamankan, menyisakan dua emas lagi yang masih bisa dikejar dari cabor-cabor potensial yang belum bertanding.
Sejumlah nomor masih menyisakan peluang bagi atlet Indonesia untuk naik podium. Kontingen Merah-Putih punya kesempatan menambah perolehan medali selama Asian Games 2026 belum berakhir.
Perak dari Pokemon Unite menegaskan posisi esport sebagai salah satu cabor yang konsisten menyumbang medali bagi Indonesia. Kontingen masih menyisakan sejumlah cabor potensial untuk menambah pundi-pundi medali sebelum Asian Games 2026 ditutup.