SUMATERA SELATAN — Subaru memangkas harga awal Impreza 2027 menjadi USD 25.840, turun USD 1.950 dari model sebelumnya, sekaligus menaikkan tenaga mesin base model dari 152 hp ke 180 hp. Dengan harga itu, Impreza 2027 menyandang status sebagai mobil kompak berpenggerak semua roda termurah di pasar Amerika Serikat, bersaing langsung dengan Toyota Corolla dan Honda Civic. Tapi ada catatan: mesin barunya tetap dipasangkan transmisi CVT, bukan manual.
Perubahan terbesar pada Impreza 2027 bukan sekadar harga. Subaru kini membekali seluruh varian Impreza dengan mesin boxer 2.5 liter empat silinder bertenaga 180 hp, dipasangkan transmisi otomatis CVT dan penggerak semua roda sebagai standar. Sebelumnya, mesin 2.5 liter hanya tersedia untuk varian RS, sementara model Sport harus puas dengan mesin 2.0 liter 152 hp.
Lompatan tenaga 28 hp pada model dasar ini terasa signifikan untuk kelas mobil kompak. Namun, calon pembeli di Indonesia perlu mencatat bahwa Impreza tidak dipasarkan resmi di sini, sehingga angka harga yang disebut adalah harga di pasar Amerika Serikat.
Varian base Impreza 2027 dibanderol USD 25.840, turun USD 1.950 dibanding model tahun lalu. Sementara varian RS tetap di USD 30.740, sama seperti sebelumnya.
Dengan harga tersebut, Impreza 2027 menjadi mobil kompak berpenggerak semua roda termurah untuk model year 2027. Posisi ini sebelumnya dipegang sejumlah kompetitor yang kini harganya naik.
Meski menjadi varian termurah, Impreza base tetap membawa sejumlah fitur yang biasanya opsional di kompetitornya.
Kabin varian base nyaris tidak berubah dari model sebelumnya. Subaru hanya menyebut adanya peningkatan material minor pada jahitan konsol tengah dan panel pintu.
Naik ke varian RS, pembeli mendapat sejumlah tambahan yang membedakannya dari base model.
Ada paket opsional senilai USD 2.070 yang menambahkan power sunroof, jok pengemudi adjustable 10 arah, dan sistem audio Harman Kardon 10 speaker. Paket ini hanya tersedia untuk varian RS.
Subaru menambah warna Ignition Red ke dalam daftar pilihan Impreza 2027. Warna tersebut melengkapi Crystal Black Silica, Crystal White Pearl, Ice Silver Metallic, Magnetite Gray Metallic, dan Sapphire Blue Pearl.
Ada juga warna Citron Yellow Pearl yang tersedia dengan tambahan biaya USD 395. Untuk ketersediaan, Subaru menyebut Impreza 2027 akan mulai masuk dealer pada akhir tahun ini, masih di pasar Amerika Serikat.
Mesin 2.5 liter yang kini jadi standar memang menaikkan tenaga, tapi Subaru tetap mengandalkan transmisi CVT tanpa opsi manual. Untuk penggemar driving engagement, ini bisa jadi catatan tersendiri.
Selain itu, kenaikan tenaga pada model base tidak diikuti perubahan sasis atau suspensi yang signifikan. Artinya, peningkatan performa lebih bersifat tenaga mesin ketimbang penyetelan ulang dinamika berkendara.
Bagi konsumen Indonesia, Impreza 2027 tetap tidak relevan secara langsung karena Subaru tidak memasarkannya resmi di sini. Informasi ini lebih berguna sebagai gambaran arah strategi Subaru di pasar global, terutama soal bagaimana mereka memposisikan model entry-level di tengah tekanan harga kompetitor.