SUMATERA SELATAN — Kapten Hibernian Joe Newell menilai David Gray pantas berbangga dengan rekornya di klub meski harus dipecat pekan ini. Gray meninggalkan Easter Road setelah tiga kekalahan beruntun di Scottish Premiership yang menempatkan Hibs di posisi kesembilan.
Kapten Hibernian Joe Newell angkat bicara soal pemecatan David Gray. Menurutnya, sosok yang juga mantan rekan setimnya itu meninggalkan warisan besar yang tak akan terlupakan pendukung Hibs.
Gray mengakhiri 12 tahun kebersamaannya dengan klub Edinburgh tersebut pada Rabu. Pemecatan terjadi setelah Hibs menelan tiga kekalahan beruntun di Scottish Premiership dan terpuruk di posisi kesembilan dari enam pertandingan.
Newell mengakui para pemain turut bertanggung jawab atas hasil buruk yang berujung pada pemecatan Gray. Gelandang berusia 33 tahun itu menilai mantan pelatihnya selalu bersikap kesatria dengan menanggung beban kekalahan sendirian.
"Ini pekan yang berat untuk semua orang," kata Newell. "Ada unsur kesalahan dari kami semua. Dia selalu bertanggung jawab, selalu melindungi pemainnya, yang menurut saya mulia dan menggambarkan dirinya sebagai seorang pria."
Newell direkrut Hibs pada 2019 saat Gray masih aktif bermain. Ia kemudian dipercaya menjadi kapten ketika Gray beralih ke kursi pelatih kepala.
Gray bukan nama biasa di Easter Road. Sebagai kapten, ia membawa Hibs menjuarai Piala Skotlandia 2016 dan mencetak gol kemenangan dramatis di masa injury time melawan Rangers di Hampden Park.
Karier kepelatihannya juga terbilang moncer untuk seorang pemula. Gray membawa Hibs finis di posisi ketiga dan kelima klasemen liga, capaian yang menurut Newell belum sepenuhnya dihargai publik.
"Waktunya memimpin klub adalah kesuksesan besar," ujar Newell. "Semakin lama waktu berjalan, semakin orang akan menghargainya. Dari tempat kami berada hingga ke titik yang kami capai bersama Dave adalah sesuatu yang patut ia banggakan."
Newell menyebut masa kepemimpinan Gray meninggalkan kenangan indah dan pencapaian nyata bagi klub. "Kami punya beberapa kenangan luar biasa dalam dua tahun terakhir dan sejumlah prestasi yang benar-benar bagus," tambahnya.
Hibs akan menjamu Aberdeen pada Sabtu mendatang. Laga ini krusial karena kekalahan akan membuat klub mencatat rekor buruk tujuh kekalahan beruntun di liga kandang.
"Yang utama adalah reaksi, mencoba kembali ke jalur kemenangan dengan penampilan yang bisa didukung para penggemar," tegas Newell.
Meski situasi sedang sulit, Newell menolak anggapan Hibs tengah dalam krisis. Ia menilai musim masih panjang dan skuad saat ini adalah yang terbaik yang pernah ia bela selama 12 bulan terakhir.
"Semua yang bisa kami lakukan sebagai pemain adalah percaya pada siapa pun yang memimpin," ujarnya. "Tidak ada krisis dalam hal menyelamatkan musim. Ini masih awal. Kami berada di posisi yang bisa berbalik cepat."
Hibs juga masih punya agenda besar: menghadapi rival sekota Heart of Midlothian di semifinal Premier Sports Cup pada 1 November mendatang.