BMKG Prakirakan Hujan Guyur 10 Daerah di Sumsel Sore Ini, Lahat hingga OKU Selatan Berpotensi Petir

Penulis: Faisal Zuber  •  Jumat, 18 September 2026 | 07:31:01 WIB

PALEMBANG — Hujan dengan durasi berbeda-beda diprediksi turun mulai sore hingga malam hari di sejumlah kabupaten dan kota. Empat daerah yang berpotensi dilanda hujan petir dan angin kencang menjadi perhatian utama BMKG dalam rilis prakiraan cuaca periode Jumat hingga Sabtu pagi.

Selain empat wilayah tersebut, BMKG memetakan sebaran hujan berdasarkan waktu turunnya. Pagar Alam, Lahat, Muara Enim, dan OKU Selatan diprakirakan diguyur hujan pada siang hingga sore hari.

Musi Rawas hingga Lubuk Linggau Diguyur Malam dan Dini Hari

Wilayah Musi Rawas dan Musi Rawas Utara masuk kategori hujan malam hari. Sementara Musi Banyuasin dan Lubuk Linggau diprakirakan baru turun hujan pada dini hari.

Tujuh wilayah lain — Banyuasin, Palembang, Prabumulih, Ogan Ilir, OKI, OKU Timur, dan Pali — diprakirakan berudara kabur sepanjang hari tanpa hujan signifikan.

Suhu Tertinggi Sentuh 37 Derajat, Pagar Alam Paling Dingin

Kondisi cuaca di Sumsel secara umum relatif panas. Suhu tertinggi mencapai 37 derajat, sedangkan suhu terendah tercatat 14 derajat di Kabupaten Pagar Alam dan Muara Enim.

Untuk Kota Palembang, suhu udara diperkirakan berkisar 26-36 derajat celcius dengan kelembapan 42-87 persen. Kecepatan angin di wilayah Sumsel berkisar 14-27 kilometer per jam.

Hembusan angin paling kencang diprakirakan terjadi di Kabupaten OKI dengan kecepatan mencapai 24 kilometer per jam.

Warga Diminta Sesuaikan Aktivitas dengan Cuaca

BMKG mengimbau masyarakat tetap menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca. Warga juga diminta mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Imbauan itu terutama ditujukan bagi warga di wilayah yang berpotensi diguyur hujan petir dan angin kencang. Wilayah Lahat, Muara Enim, OKU, dan OKU Selatan masuk kategori paling perlu waspada pada periode ini.

Reporter: Faisal Zuber
Sumber: sumsel.akurat.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top