SUMATERA SELATAN — Keputusan itu diumumkan klub melalui pernyataan resmi, Selasa (16/9). Valencia menempatkan pelatih tim B, Oscar Sanchez, sebagai bos interim sampai struktur kepelatihan baru terbentuk.
Seluruh staf kepelatihan tim utama Corberan turut meninggalkan Mestalla. Begitu pula jajaran eksekutif yang dibawa Gourlay: Lisandro Isei, Hans Gillhaus, Andres Zamora, dan Malek Shafei.
Start musim ini menjadi yang terburuk Valencia dalam beberapa tahun terakhir. Dari lima pertandingan, mereka hanya meraih satu poin dan belum sekalipun menang.
Puncaknya kekalahan telak 0-5 dari Barcelona di pekan kelima. Hasil itu mempercepat evaluasi manajemen terhadap Corberan maupun Gourlay.
Corberan direkrut Valencia pada Desember 2024 dari West Bromwich Albion. Saat itu ia meninggalkan klub Championship tersebut untuk menangani tim yang sedang terpuruk di posisi kedua dari bawah klasemen.
Pelatih berusia 43 tahun itu lantas mengangkat Valencia finis di peringkat 12 La Liga musim lalu. Pencapaian tersebut sempat memberi harapan bahwa musim ini akan berjalan lebih baik.
Gourlay, mantan CEO Chelsea yang juga pernah bekerja di West Bromwich Albion, bergabung dengan Valencia pada Desember 2024. Ia ditugaskan membenahi struktur operasional sepak bola klub.
Namun kurang dari setahun menjabat, pria asal Skotlandia itu harus angkat kaki bersama timnya. Pembersihan menyeluruh ini menandai perombakan besar di level manajemen.
"Keputusan ini mencerminkan niat klub untuk memulai fase baru dalam menjalankan struktur olahraga dan operasi sepak bola," bunyi pernyataan resmi Valencia.
"Klub akan mengumumkan struktur baru untuk operasi sepak bola dan komposisi proyek olahraga mendatang dalam waktu dekat," lanjut pernyataan tersebut.
Penerus Corberan nanti akan menjadi pelatih kepala permanen ke-18 Valencia sejak 2012. Angka itu menggambarkan betapa tidak stabilnya kursi kepelatihan di Mestalla selama lebih dari satu dekade.
Valencia berikutnya menghadapi Deportivo Alaves pada laga lanjutan La Liga, Selasa (23/9). Oscar Sanchez akan memimpin tim dalam laga krusial tersebut sambil menunggu keputusan manajemen soal pelatih definitif.