Karhutla di Gelumbang Muara Enim Padam Setelah 26 Hari, 13,6 Hektare Berhasil Diselamatkan dari Si Jago Merah

Penulis: Ahmad Syukri  •  Selasa, 08 September 2026 | 23:16:32 WIB
Petugas Manggala Agni menyiramkan air ke area terdampak kebakaran hutan dan lahan di Desa Teluk Limau Dusun Lama, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim, Sumatera Selatan, Jumat (4/9).

Tim Manggala Agni Daops Sumatera XVI Lahat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Teluk Limau Dusun Lama, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Operasi pemadaman yang berlangsung selama 26 hari ini resmi dinyatakan tuntas pada Jumat (4/9), setelah api berhasil dikendalikan di area seluas 13,6 hektare dari total estimasi 30 hektare yang terdampak.

PALEMBANG — Titik api di kawasan hutan dan lahan Desa Teluk Limau Dusun Lama, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, akhirnya padam setelah operasi darurat berlangsung lebih dari tiga pekan. Keberhasilan ini diumumkan langsung oleh Kepala Daops Sumatera XVI Lahat, Athur Daniel Sinaga, Senin.

"Setelah selama 26 hari dilakukan pemadaman, akhirnya hari ini karhutla berhasil dipadamkan," kata Sinaga saat dihubungi dari Palembang.

Luas Lahan Terdampak Capai 30 Hektare

Berdasarkan data dan pantauan di lokasi, estimasi awal luas area yang terbakar mencapai sekitar 30 hektare. Dari total tersebut, tim gabungan berhasil melakukan pemadaman aktif di 13,6 hektare pada titik-titik krusial.

Fokus utama operasi diarahkan untuk mencegah api meluas ke area pemukiman dan perkebunan warga yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Sinergi TNI-Polri dan Perusahaan dalam Operasi 26 Hari

Operasi pemadaman tidak hanya melibatkan personel Manggala Agni. Tim gabungan diperkuat oleh TNI, Polri, dan RPK PT SEAL yang bahu-membahu berjibaku di lapangan selama 26 hari penuh.

Sinaga mengungkapkan bahwa medan yang berat serta kondisi cuaca kering menjadi kendala utama. Tantangan ini memaksa tim melakukan pemadaman manual sekaligus penyekatan jalur api secara simultan.

"Operasi panjang yang penuh tantangan ini akhirnya membuahkan hasil optimal ketika tim secara resmi menyatakan bahwa api telah sepenuhnya padam pada Jumat (4/9)," ujarnya.

Pendinginan Masih Berlanjut untuk Cegah Api Sekunder

Meski api telah dinyatakan padam, tim gabungan belum ditarik dari lokasi. Personel masih bersiaga untuk melakukan proses pendinginan di kawasan Desa Teluk Limau Dusun Lama.

"Tim gabungan saat ini masih siaga di lokasi untuk melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada lagi titik api sekunder yang tersisa," jelas Sinaga.

Langkah ini diambil sebagai antisipasi dini terhadap potensi munculnya kembali api di tengah kondisi cuaca kering yang masih melanda wilayah Sumatera Selatan.

Reporter: Ahmad Syukri
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top