Sebanyak 4.860 ton beras bantuan pangan mulai disalurkan kepada 162.016 warga di tiga kabupaten yang tergabung dalam wilayah OKU Raya, Sumatera Selatan. Setiap penerima akan mendapat jatah 30 kilogram untuk alokasi tiga bulan, Juli hingga September 2026.
BATURAJA — Perum Bulog Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memastikan distribusi beras bantuan pangan untuk wilayah OKU Raya berjalan sesuai target. Total 4.860 ton beras dialokasikan untuk tiga kabupaten, yakni OKU, OKU Timur, dan OKU Selatan.
Kepala Bulog OKU Junirman mengatakan, program ini menyasar 162.016 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di ketiga daerah tersebut. "Total penerima bantuan di tiga kabupaten ini sebanyak 162.016 PBP," ujarnya, Senin.
Rincian distribusi menunjukkan Kabupaten OKU Timur menerima jatah terbesar dengan total 2.269 ton. Disusul Kabupaten OKU dengan alokasi 1.418 ton, dan OKU Selatan sebanyak 1.172 ton.
Penyaluran dilakukan secara bertahap dan ditargetkan rampung seluruhnya sebelum akhir September 2026. Bulog menggandeng pemerintah kecamatan di tiap kabupaten untuk mempercepat proses pendistribusian hingga ke tangan warga.
Junirman menegaskan beras yang disalurkan telah melalui proses pengecekan kualitas sebelum didistribusikan ke masyarakat. Hal ini untuk memastikan bantuan yang diterima warga layak dikonsumsi.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menekan lonjakan harga beras di pasaran. Program tersebut juga ditujukan untuk mengatasi kemiskinan ekstrem di daerah.
Dengan menggandeng jajaran kecamatan, Bulog menargetkan realisasi bantuan mencapai 100 persen. "Untuk mempercepat proses penyaluran kami menggandeng pemerintah kecamatan di setiap kabupaten agar bantuan tersalurkan 100 persen sebelum akhir September 2026," jelas Junirman.
Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga di tengah fluktuasi harga pangan yang terjadi belakangan ini.