SUMATERA SELATAN — Lelang daring yang digelar rumah lelang RR Auction untuk proyek sains Steve Jobs akhirnya resmi ditutup. Karya tangan sang pendiri Apple itu berpindah tangan setelah penawaran tertinggi mencapai USD 34.375, melonjak jauh dari posisi awal yang hanya berkisar di bawah USD 3.000 beberapa hari sebelum penutupan.
Proyek bertema silicon-controlled rectifier ini bukan sekadar pajangan. Di dalamnya terdapat dua rangkaian demonstrasi elektronik lengkap dengan laporan tertulis setebal 10 halaman yang disusun Jobs saat duduk di bangku kelas 8.
Menurut keterangan RR Auction, proyek ini menghabiskan waktu puluhan tahun tersimpan di properti yang dikenal sebagai 'Apple Garage' sebelum akhirnya dirawat oleh keluarga Jobs. John Chovanec, saudara tiri Jobs, mengungkapkan bahwa Jobs berulang kali menolak untuk mengambil kembali proyek tersebut dan akhirnya mengizinkan Chovanec untuk menyimpannya.
Kondisi fisik barang ini dinilai "sangat baik hingga bagus" oleh tim kurator RR Auction, sebuah nilai yang wajar mengingat usia artefak tersebut yang sudah mencapai hampir enam dekade.
Lelang yang menandai peringatan 50 tahun Apple ini menghadirkan hampir 150 barang langka bernuansa teknologi dan Apple. Beberapa item lain yang mencatatkan harga tinggi antara lain kartu nama Steve Jobs bertanda tangan yang terjual USD 156.658, koleksi komponen elektronik pribadi Jobs senilai USD 27.188, serta surat tahun 1983 berisi penolakan undangan berbicara yang dilego seharga USD 24.695.
Namun, barang termahal dalam lelang ini bukanlah artefak personal Jobs. Gelar tersebut jatuh pada komputer Apple-1 yang masih berfungsi penuh dari batch produksi kedua yang hanya berjumlah 50 unit. Komputer bersejarah itu berpindah tangan dengan nilai fantastis, USD 499.363.
Lelang ini menjadi indikator bahwa memorabilia teknologi era awal memiliki nilai investasi yang solid, bahkan melampaui aset digital yang sedang naik daun. Bagi kolektor di Indonesia, tren ini membuka peluang untuk mulai melirik barang-barang bersejarah dari era kejayaan komputer personal, bukan hanya gawai modern yang cepat turun nilainya.
RR Auction sendiri belum mengumumkan jadwal lelang tematik Apple berikutnya. Namun, dengan tingginya animo pada edisi kedua ini, bukan tidak mungkin rumah lelang tersebut akan kembali menghadirkan koleksi langka dari era 1970-an hingga 1980-an di masa mendatang.