Investor Inggris Pulihkan Akses Dompet Bitcoin yang Terkunci sejak 2014, Raup Rp 79 Miliar

Penulis: Zulkarnain Hamid  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:35:01 WIB
Chris berhasil memulihkan akses dompet Bitcoin yang terkunci sejak 2014, dengan nilai aset sekitar Rp 79,3 miliar.

SUMATERA SELATAN — Seorang pria asal Inggris yang sempat menganggap investasi Bitcoin-nya lenyap selamanya kini bernilai fantastis. Chris, nama samaran untuk pria tersebut, berhasil mendapatkan kembali akses ke dompet kriptonya yang membeku selama hampir satu dekade. Nilai asetnya mencapai sekitar Rp 79,3 miliar.

Kabar ini menjadi sorotan di tengah meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap aset kripto. Kisah Chris membuktikan bahwa dana digital yang dianggap hilang masih memiliki peluang untuk dipulihkan, meski membutuhkan proses panjang dan bantuan profesional.

Bermula dari Investasi Kecil di Tahun 2011

Chris pertama kali menginvestasikan dana sebesar £1.500 (sekitar Rp 28 juta) untuk membeli Bitcoin pada 2011. Keputusan itu diambil setelah seorang temannya meyakinkan bahwa aset digital tersebut akan berkembang pesat. Dana tersebut ia simpan melalui platform pertukaran Intersango, yang sebelumnya dikenal dengan nama Britcoin.

Masalah mulai muncul pada 2014. Saat Chris mencoba menarik dananya yang saat itu bernilai sekitar USD 5.400, ia mendapati akunnya telah dibekukan oleh bursa tersebut. "Rasanya cukup mengejutkan saat hal itu terjadi. Itu bukanlah uang yang ingin saya hilangkan," ujarnya kepada LBC.

Kendala Regulasi dan Kenaikan Harga yang Menyakitkan

Upaya Chris untuk memulihkan dananya kala itu menemui jalan buntu. Platform Intersango tidak berada di bawah pengawasan Financial Conduct Authority (FCA), lembaga regulator jasa keuangan Inggris. Dengan demikian, tidak ada jalur hukum yang bisa ia tempuh untuk memaksa bursa mengembalikan asetnya.

Situasi semakin menyakitkan ketika harga Bitcoin terus meroket. "Rasanya sangat menyakitkan melihat harga Bitcoin terus melonjak naik. Lama-kelamaan, saya berhenti memantaunya karena berpikir: 'percuma saja, aset itu sudah hilang'," kisahnya. Ia pun pasrah dan berhenti memantau pergerakan aset digitalnya.

Dorongan Istri dan Keberhasilan Pemulihan Dana

Kisah berubah di awal tahun ini. Istri Chris mendorongnya untuk menghubungi perusahaan spesialis pemulihan mata uang kripto yang hilang. Keputusan itu menjadi titik balik. Proses pemulihan ternyata jauh lebih mudah daripada yang ia bayangkan, dan perusahaan tersebut berhasil mengembalikan akses dananya hanya dalam hitungan bulan.

Nilai aset Chris saat berhasil dipulihkan mencapai sekitar £3,3 juta atau setara USD 4,48 juta. Keberuntungan seumur hidup ini pun direncanakan untuk digunakan membeli rumah yang lebih besar, guna mengakomodasi kebutuhan ibu mertuanya yang memiliki keterbatasan fisik. Sisa dananya akan tetap diinvestasikan dalam bentuk Bitcoin.

Kisah ini menjadi pengingat penting bagi para investor kripto di Indonesia untuk selalu menyimpan catatan kata sandi dan frasa pemulihan (recovery phrase) dengan aman. Kehilangan akses bukan berarti akhir dari investasi, namun proses pemulihan bisa memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

Reporter: Zulkarnain Hamid
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top