PALEMBANG — Peringatan Maulid Nabi dan tasyakuran kemerdekaan di Kota Palembang tahun ini tidak sekadar menjadi seremonial tahunan. Wali Kota Ratu Dewa secara khusus menyoroti pentingnya nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW untuk diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari warga, mulai dari kejujuran, kesabaran, hingga semangat menjaga persaudaraan.
Menurut Ratu Dewa, persatuan di kota yang memiliki keberagaman latar belakang tidak bisa hanya dibangun lewat kebijakan pemerintah. Sikap saling menghargai yang tumbuh di tengah masyarakat justru menjadi fondasi yang lebih kuat.
"Semangat Maulid Nabi hendaknya kita jadikan pengingat untuk terus memperbaiki akhlak, memperkuat persaudaraan dan meningkatkan kepedulian kepada sesama," ujarnya dalam kegiatan yang digelar di 1 Ulu tersebut.
Ratu Dewa menegaskan bahwa pembangunan Palembang tidak dapat hanya diukur dari gedung, jalan, dan infrastruktur. Pembangunan manusia menjadi bagian yang tidak kalah penting untuk diperhatikan.
Masyarakat yang berakhlak, memiliki ilmu pengetahuan, peduli terhadap lingkungan sosial, dan memiliki semangat kebersamaan dinilai menjadi modal utama kemajuan daerah. Dalam konteks inilah keberadaan majelis ta'lim disebut memiliki peran strategis.
Selain menjadi tempat memperdalam pengetahuan keagamaan, majelis ta'lim juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan membentuk karakter generasi muda. Apresiasi khusus diberikan Ratu Dewa kepada Majelis Ta'lim An-Nur yang telah berkiprah selama 34 tahun.
Perjalanan lebih dari tiga dekade Majelis Ta'lim An-Nur dinilai telah ikut berkontribusi dalam memperkuat kehidupan keagamaan sekaligus menjaga kebersamaan masyarakat. Organisasi dan komunitas keagamaan seperti ini disebut Ratu Dewa sebagai mitra penting pemerintah.
Keberadaannya membantu membangun masyarakat yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga memiliki ketahanan sosial dan nilai-nilai moral yang kuat. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah kota dalam menjaga keharmonisan warga.
Pada rangkaian tasyakuran HUT ke-81 RI, Ratu Dewa mengajak warga memaknai kemerdekaan dengan kegiatan yang memberikan manfaat. Semangat kemerdekaan, menurutnya, perlu diwujudkan melalui kontribusi nyata sesuai peran masing-masing.
Warga diajak menjaga persatuan, meningkatkan kualitas pendidikan, membantu warga yang membutuhkan, serta bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas Kota Palembang. Sinergi antara pemerintah, ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan majelis ta'lim dinilai penting agar program pembangunan berjalan dengan dukungan warga.
Ratu Dewa berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam peringatan Maulid Nabi, tasyakuran kemerdekaan, dan Milad ke-34 Majelis Ta'lim An-Nur terus dipelihara setelah acara usai. Dengan semangat gotong royong, warga diharapkan berkontribusi mewujudkan Palembang yang religius, harmonis, aman, dan semakin maju.