Kilang Plaju Sumsel Dukung Konservasi 28 Gajah Sumatera di Suaka Margasatwa Padang Sugihan Sejak 2018

Penulis: Faisal Zuber  •  Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:06:01 WIB
Kilang Plaju bersama BKSDA Sumatera Selatan merawat 28 ekor gajah Sumatera di Suaka Margasatwa Padang Sugihan sejak 2018.

PALEMBANG — Sebanyak 28 ekor gajah Sumatera yang terdiri dari 14 ekor jantan dan 14 ekor betina kini menghuni Pusat Latihan Gajah (PLG) Juar di Suaka Margasatwa Padang Sugihan. Satwa dilindungi itu menjadi fokus program konservasi keanekaragaman hayati yang dijalankan Kilang Plaju bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan.

Keterlibatan korporasi dalam pelestarian satwa liar itu bukan hal baru. Sejak 2018, Refinery Unit Plaju secara konsisten menyalurkan bantuan untuk menunjang operasional PLG Juar.

Bentuk Dukungan untuk Perawatan Gajah

Dukungan yang diberikan Kilang Plaju tidak hanya berupa pendanaan. Perusahaan juga turun langsung dalam aspek teknis pengelolaan satwa di kawasan konservasi tersebut.

  • Pengelolaan dan pemeriksaan kesehatan gajah secara berkala.
  • Peningkatan kapasitas mahout atau pawang gajah agar perawatan lebih profesional.
  • Penyediaan sarana dan prasarana pendukung aktivitas konservasi harian di PLG.

Alasan Korporasi Ikut Menjaga Satwa Dilindungi

Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Plaju, Siti Fauzia, menegaskan bahwa upaya menjaga gajah Sumatera berkaitan erat dengan keseimbangan alam. Menurutnya, perlindungan terhadap satu spesies akan berdampak pada ekosistem yang lebih luas di Sumatera Selatan.

"Menjaga gajah bukan hanya tentang melindungi satu jenis satwa, tetapi juga tentang menjaga keseimbangan alam dan ruang hidupnya. Dukungan yang telah dilakukan Kilang Plaju menjadi bagian dari komitmen kami untuk ikut mengambil peran dalam menjaga kekayaan alam Sumatera Selatan," ujar Siti.

Hari Gajah Sedunia dan Warisan Alam Sumsel

Momentum Hari Gajah Sedunia yang jatuh setiap 12 Agustus dijadikan Kilang Plaju untuk kembali mengingatkan publik tentang pentingnya kepedulian terhadap gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus). Satwa ini merupakan salah satu kekayaan hayati Indonesia yang populasinya terus terancam.

Keberadaan PLG Juar sendiri menjadi salah satu benteng terakhir upaya rehabilitasi gajah di wilayah Sumatera bagian selatan. Dengan perawatan yang berkelanjutan, diharapkan populasi gajah di Suaka Margasatwa Padang Sugihan dapat terjaga dan terhindar dari kepunahan.

Kolaborasi antara BKSDA dan pihak swasta seperti Kilang Plaju dinilai menjadi kunci keberhasilan program konservasi jangka panjang. Sinergi ini memastikan kebutuhan operasional para pawang dan kesehatan satwa tetap terpenuhi di tengah keterbatasan anggaran negara.

Reporter: Faisal Zuber
Sumber: sumeks.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top