Kebakaran Lahan 1 Hektare di Banyuasin I Sumsel, Polisi Pasang Garis Polisi dan Selidiki Penyebabnya

Penulis: Faisal Zuber  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:31:31 WIB
Petugas memadamkan kebakaran lahan seluas sekitar satu hektare di Desa Perajen, Kecamatan Banyuasin I, Sumatera Selatan.

BANYUASIN — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Dusun II, Desa Perajen, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Api membakar vegetasi ilalang dan semak belukar seluas sekitar 1 hektare dan berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku selama empat jam.

Kapolsek Banyuasin I AKP Sugeng S mengatakan, api pertama kali muncul pada Selasa (11/8) sekitar pukul 14.00 WIB. Begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pemadaman.

Proses Pemadaman Melibatkan Perusahaan dan Warga

Dalam proses pemadaman, polisi tidak bekerja sendiri. Satu unit mobil pemadam kebakaran dari PT SAP diterjunkan ke lokasi, dibantu oleh petugas dan Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Perajen.

"Begitu mendapatkan informasi adanya kebakaran lahan, kami langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pemadaman," katanya kepada detikSumbagsel, Rabu (12/8/2026).

Polisi Periksa Kepemilikan Lahan dan Pasang Garis Polisi

Setelah api berhasil dijinakkan, polisi tidak menghentikan proses di lokasi. Petugas melakukan klarifikasi kepada masyarakat sekitar untuk menelusuri status kepemilikan lahan sekaligus mencari tahu penyebab munculnya api.

"Selain melakukan pemadaman, kami juga melakukan penyelidikan terkait kepemilikan lahan dan meminta keterangan dari masyarakat sekitar. Lokasi yang terbakar juga kami pasang garis polisi," ungkap Sugeng.

Pembasahan Menyeluruh untuk Cegah Titik Api Baru

Untuk mengantisipasi api muncul kembali, petugas melakukan penyemprotan secara menyeluruh. Area yang terbakar maupun lahan di sekitarnya dibasahi hingga benar-benar basah.

"Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan. Kami juga melakukan penyemprotan secara menyeluruh, baik pada lahan yang terbakar maupun bagian yang belum terbakar untuk mengantisipasi munculnya titik api baru," jelasnya.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Namun, dari laporan awal disebutkan kondisi cuaca panas dan belum turunnya hujan menjadi faktor yang memungkinkan lahan mudah terbakar.

Imbauan Tegas: Jangan Buka Lahan dengan Cara Dibakar

Polsek Banyuasin I mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena sangat berisiko menimbulkan karhutla dan membahayakan lingkungan. Masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan titik api atau asap di kawasan lahan dan perkebunan.

"Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebabnya. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena sangat berisiko menimbulkan karhutla dan dapat membahayakan lingkungan maupun masyarakat," tegas Sugeng.

Reporter: Faisal Zuber
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top