PALEMBANG — Memasuki tahap akhir, personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang tidak hanya fokus pada penyelesaian fisik bangunan. Di Lorong Bersama, RT 14, Kelurahan Talang Betutu, mereka melakukan pemeriksaan akhir terhadap sumur bor yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih di lingkungan Mushola Hidayatullah.
Pemeriksaan itu mencakup kondisi sumber air, kelayakan tower penampung, serta tandon yang terpasang. Langkah ini diambil agar tidak ada bagian fasilitas yang terlewat dan seluruh sarana benar-benar siap dipakai masyarakat setelah program resmi ditutup.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, menegaskan bahwa setiap sasaran wajib melewati proses verifikasi sebelum dinyatakan selesai. Menurutnya, pembangunan yang baik tidak cukup dinilai dari tampilan fisik semata.
“Menjelang penutupan, seluruh sasaran kita fokuskan pada finishing dan pengecekan. Untuk sumur bor, kita pastikan air dan sarana pendukung seperti tower serta tandon dapat berfungsi dengan baik,” kata Erik dalam keterangannya, Selasa (12/8/2026).
Ia menambahkan, sarana yang dibangun harus memiliki fungsi sesuai peruntukannya. Dengan begitu, manfaat yang dirasakan warga bisa optimal dan bertahan dalam jangka panjang, bukan hanya sekadar memenuhi target pekerjaan.
Proses pengecekan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan detail kondisi di lapangan. Selain sumur bor, Satgas juga terus memantau sejumlah sasaran fisik lain yang tengah memasuki tahap penyelesaian akhir seiring semakin dekatnya penutupan TMMD.
Program TMMD ke-129 yang berlangsung selama 30 hari ini memang mengusung sejumlah target pembangunan. Di antaranya pembukaan jalan sepanjang 750 meter, pembuatan parit, enam titik gorong-gorong, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), satu pos kamling, lima unit sumur bor, dan lima unit MCK.
Dengan adanya tahapan pengecekan ini, Satgas berupaya memastikan seluruh infrastruktur yang dibangun tidak berhenti pada pencapaian target. Fasilitas seperti sumur bor diharapkan menjadi sumber air bersih yang benar-benar bermanfaat bagi aktivitas warga dan ibadah di Mushola Hidayatullah.
Satgas pun mengajak masyarakat untuk ikut menjaga serta merawat sarana yang telah dibangun. Perawatan bersama dinilai penting agar seluruh fasilitas tetap berfungsi baik setelah rangkaian TMMD berakhir.