PALEMBANG — Aksi kawanan begal kembali meresahkan warga Palembang. Kali ini, korban adalah seorang anggota polisi yang tengah menjalankan pekerjaan sampingan sebagai tukang ojek pangkalan (opang) di kawasan Jalan Soekarno-Hatta.
Januardo Eko Satria, yang berdinas di Dokkes Polda Sumsel, menjadi sasaran pembegalan saat mengantar dua penumpangnya pada Jumat (7/8) sekitar pukul 03.00 WIB. Korban dihantam kayu balok di kepala dan ditusuk senjata tajam hingga mengalami luka serius di sekujur tubuhnya.
Peristiwa berdarah ini terjadi di Jalan Inspektur Marzuki, tepatnya di samping SDN 25, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang. Korban diketahui menjemput dua penumpangnya, seorang perempuan dan seorang laki-laki, dari Jalan Soekarno-Hatta.
Setibanya di lokasi yang dituju, pelaku yang ternyata sudah merencanakan aksinya langsung melancarkan serangan. Korban dihantam balok kayu di bagian kepala atas dan ditusuk di bagian perut secara membabi buta.
Akibat kejadian tersebut, Januardo mengalami luka tusuk sebanyak empat lubang di bagian perut, luka memar di wajah kiri dan kanan, luka robek di bawah mata dan bibir, serta luka sayatan di kedua lengannya. Kawanan pelaku juga berhasil membawa kabur sepeda motor korban, Honda Beat tahun 2019 berwarna putih dengan nomor polisi BG 6384 ACK.
Istri korban, Ema Huzairoh (44), langsung melaporkan kejadian ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Minggu (9/8) malam. Ia berharap polisi segera menindaklanjuti laporannya.
"Suami saya itu ngojek Pak, yang mencari penumpang dari mobil-mobil bus luar kota," ungkap Ema kepada petugas piket SPKT Polrestabes Palembang, Minggu (9/8) malam.
Laporan korban kini telah resmi diterima oleh petugas piket SPKT Polrestabes Palembang dengan nomor LP/B/2677/VIII/2026/SPKT/Polrestabes Palembang/Polda Sumsel. Kasus ini menjadi catatan penting bagi kepolisian, mengingat korban adalah anggota internal mereka sendiri yang menjadi sasaran aksi kriminal saat bekerja sampingan.
"Saya berharap laporan ini segera diproses dan pelaku ditangkap Pak," ujar wanita yang tinggal di Jalan Parameswara, Kecamatan IB I, Palembang tersebut.