Truk Tabrak Lari di RE Martadinata Palembang Tewaskan Pengendara Motor, Korban Sempat Hindari Jalan Rusak

Penulis: Syamsudin Rasyid  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12:31 WIB
Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan tabrak lari di Jalan RE Martadinata, Palembang.

PALEMBANG — Kecelakaan maut terjadi di Jalan RE Martadinata, tepatnya di seberang Kantor Badan Gizi Nasional Kota Palembang, sekitar pukul 00.30 WIB. Hermanto (21), warga Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka parah di bagian perut.

Korban yang merupakan pegawai JM itu mengendarai sepeda motor Honda CB dari arah Simpang Bioskop Gembira menuju Simpang PUSRI Palembang. Di lokasi kejadian, ia kehilangan kendali saat berupaya menghindari kerusakan aspal, lalu oleng ke kanan dan terserempet truk yang melaju searah.

Pengendara Truk Kabur Usai Insiden, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kanit Gakkum Polrestabes Palembang, Iptu Hermanto, membenarkan peristiwa tabrak lari tersebut. Ia menyebut korban tewas seketika karena perutnya terburai akibat terlindas ban truk.

“Korban meninggal dunia di TKP, lantaran mengalami luka pada bagian perut terburai, dan jenazah dibawa ke RSMH Palembang,” ujarnya kepada awak media.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih memburu pengemudi truk yang melarikan diri setelah kejadian. Satlantas Polrestabes Palembang telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi untuk mendukung proses penyidikan.

Polisi Imbau Pelaku Menyerahkan Diri

Iptu Hermanto mengimbau pengemudi truk untuk segera menyerahkan diri sebelum tim gabungan menemukannya lebih dulu. Ia menegaskan pelaku akan dijerat dengan pasal kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Saya juga mengimbau kepada pengendara truk tersebut untuk menyerah diri segera, dan bertanggung jawab atas musibah ini,” tutupnya.

Jalan RE Martadinata sendiri dikenal sebagai salah satu ruas padat di Palembang yang kerap dilintasi kendaraan berat menuju kawasan industri. Kondisi aspal yang berlubang kerap memaksa pengendara sepeda motor untuk bermanuver, meningkatkan risiko kecelakaan di malam hari.

Reporter: Syamsudin Rasyid
Sumber: krsumsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top