Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim Salatiga Rampungkan Pengecatan RTLH Bapak Paidi di Tengaran, Jendela Rumah Kini Tampil Bersih

Penulis: Zulkarnain Hamid  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:52:31 WIB
Personel Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim Salatiga mengecat kusen jendela rumah Bapak Paidi di Tengaran, Kabupaten Semarang.

SALATIGA — Proses rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Paidi di RT 21/RW 08, Dusun Banjari, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memasuki tahap penyelesaian akhir. Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga kini tengah mengerjakan pengecatan kusen jendela rumah, sebuah pekerjaan yang menjadi bukti bahwa setiap detail pembangunan mendapat perhatian serius.

Pengerjaan yang berlangsung pada Kamis (6/8/2026) ini tidak hanya bertujuan memperindah tampilan rumah. Lebih dari itu, pengecatan kusen jendela juga berfungsi menjaga kualitas material kayu agar lebih awet dan terlindungi dari pengaruh cuaca. Dengan begitu, rumah yang dihuni Bapak Paidi sekeluarga diharapkan lebih sehat dan nyaman untuk ditempati dalam jangka panjang.

Detail Pengecatan Jadi Fokus Utama Personel di Lapangan

Setiap bagian jendela diolesi cat dengan penuh ketelitian oleh personel Satgas TMMD. Hasilnya, kusen yang sebelumnya terlihat kusam dan lapuk kini tampil lebih rapi serta bersih. Pekerjaan ini menjadi simbol bahwa program rehabilitasi tidak hanya membangun struktur fisik rumah, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi keluarga yang bersangkutan.

Jendela yang kini tampil bersih dan bercahaya menjadi metafora terbukanya lembaran baru menuju kehidupan yang lebih baik bagi Bapak Paidi. Program TMMD ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI dalam meningkatkan kualitas hidup warga melalui karya fisik yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Komitmen TNI Hadirkan Hunian Layak bagi Warga

Kegiatan rehabilitasi RTLH ini merupakan bagian dari komitmen Satgas TMMD dalam menghadirkan hunian yang layak, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. Setiap sapuan kuas yang dilakukan personel di lapangan mencerminkan semangat pengabdian yang diwujudkan melalui karya nyata, bukan sekadar seremonial belaka.

Mulai dari perbaikan struktur utama hingga sentuhan akhir seperti pengecatan, seluruh proses dikerjakan secara bertahap dan berkesinambungan. Hal ini memastikan bahwa rumah Bapak Paidi nantinya benar-benar layak huni dan memberikan dampak positif bagi keluarganya dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Reporter: Zulkarnain Hamid
Sumber: sumselindependen.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top