2.775 Pelanggan Perumda Tirta Musi Palembang Terdampak Pengurasan Reservoir IPA Sungai Lais, Ini Wilayah yang Alami Gangguan

Penulis: Ahmad Syukri  •  Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:35:01 WIB
Petugas Perumda Tirta Musi Palembang melakukan pengurasan reservoir IPA Sungai Lais berkapasitas 500 meter kubik untuk menjaga kualitas air bersih.

PALEMBANG — Ratusan pelanggan di kawasan IPA Sungai Lais, Palembang, mengalami penurunan tekanan air hingga penghentian aliran sementara sejak Rabu pagi. Perumda Tirta Musi melakukan pengurasan reservoir berkapasitas 500 meter kubik untuk menjaga kualitas air bersih yang disalurkan ke rumah warga.

Direktur Operasional Perumda Tirta Musi Palembang, Rahmad, mengatakan proses pembersihan sedimentasi lumpur di dasar reservoir memakan waktu sekitar empat jam. Setelah itu, petugas masih memerlukan waktu untuk pengisian ulang sebelum air kembali dialirkan ke pelanggan.

"Proses pengurasan air dari dalam reservoir ini sekitar empat jam. Secara keseluruhan membutuhkan waktu delapan jam hingga sekitar pukul 16.00 WIB karena masih diperlukan pengisian ulang air sebelum kembali didistribusikan kepada 2.775 pelanggan," ujar Rahmad saat meninjau langsung IPA Sungai Lais.

Delapan Lokasi Alami Gangguan Distribusi Air

Gangguan aliran air bersih dirasakan warga di sejumlah titik. Berikut delapan wilayah yang terdampak pengurasan reservoir:

  • Jalan Intan Sekunyit
  • Lorong Ampera 1 dan Lorong Ampera 2
  • Lorong Perintis
  • Lorong Yada
  • Komplek Abadi
  • Lorong Agung
  • Lorong Tanjungan

Mengapa Reservoir Mungil Ini Perlu Rutin Dikuras?

Rahmad menjelaskan, kapasitas Reservoir IPA Sungai Lais yang relatif kecil dibandingkan reservoir lain milik Perumda Tirta Musi membuat sirkulasi air berlangsung cepat. Kondisi ini menyebabkan endapan di dasar reservoir lebih mudah terbawa ke jaringan distribusi apabila tidak ada pembersihan rutin.

"Pengurasan reservoir ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan distribusi air kepada pelanggan," katanya.

Ia menambahkan, kebijakan pembersihan ini diambil dengan mempertimbangkan perbandingan kualitas air sebelum didistribusikan dengan hasil pengolahan air di instalasi. Reservoir yang beroperasi sejak 2024 tersebut dinilai perlu dirawat berkala agar sedimentasi tidak mengganggu kualitas air masyarakat.

Imbauan bagi Pelanggan Terdampak

Selama proses pengerjaan berlangsung, Perumda Tirta Musi mengimbau warga di wilayah terdampak untuk menggunakan cadangan air secukupnya. Pihaknya memastikan distribusi akan kembali normal setelah pengisian reservoir selesai dilakukan pada sore hari.

Reporter: Ahmad Syukri
Sumber: halosumsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top