Karhutla di Sumsel Belum Padam Sepenuhnya, Manggala Agni Fokus Padamkan Api di Lahan Gambut OKI dan Banyuasin

Penulis: Rizal Hamdani  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:08:01 WIB
Petugas Manggala Agni memadamkan api di lahan gambut di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Selasa (14/1/2025).

PALEMBANG — Upaya pemadaman karhutla di Sumatera Selatan masih berlanjut. Dari delapan lokasi yang ditangani, empat di antaranya masih membutuhkan penanganan lanjutan karena api belum sepenuhnya padam, terutama di area gambut.

"Masih ada beberapa titik yang membutuhkan pemadaman lanjutan hari ini, terutama di wilayah OKI, Banyuasin, dan Muara Enim," kata Ferdian Krisnanto di Palembang, Selasa.

Empat Titik yang Masih Membara

Di wilayah kerja Daops OKI, dua lokasi menjadi prioritas. Pertama, Lebak Pancur di Kedaton, Kayu Agung, dengan estimasi lahan terbakar mencapai delapan hektare. Kedua, Lebung Batang di Kecamatan Pangkalan Lampam dengan luas terdampak sekitar enam hektare.

Sementara itu, di wilayah kerja Daops Lahat, petugas masih berjibaku memadamkan api di Desa Sukajaya, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Luas lahan yang terbakar di lokasi ini diperkirakan mencapai 2,5 hektare.

Personel juga dikerahkan untuk membantu penanganan di Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin. Proses pemadaman di lokasi tersebut masih berlangsung dan luas lahan yang terbakar masih dalam pendataan.

Kendala Berat di Lahan Gambut

Proses pemadaman di OKI disebut menghadapi tantangan paling berat. Lokasi kebakaran didominasi lahan gambut dengan bahan bakaran melimpah, membuat api berpotensi bertahan di bawah permukaan tanah dan kembali muncul setelah api di permukaan padam.

"Karakteristik lahan gambut, keterbatasan sumber air, akses menuju lokasi, serta angin kencang menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman," jelas Ferdian.

Akses menuju sejumlah lokasi kebakaran memang cukup sulit, sementara ketersediaan sumber air mulai terbatas. Kondisi angin kencang pada siang hari turut meningkatkan potensi penyebaran api ke area yang lebih luas.

Operasi Terpadu dan Titik yang Sudah Padam

Operasi pemadaman dilakukan secara terpadu melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Regu Pemadam Kebakaran (RPK) perusahaan, TNI, Polri, serta dukungan helikopter untuk water bombing. Langkah ini diambil untuk mempercepat pengendalian dan mencegah meluasnya kebakaran.

Ferdian menambahkan, sejumlah titik karhutla lainnya telah berhasil dipadamkan. Di antaranya Tanjung Lubuk, OKI, dengan luas lahan terbakar sekitar 10 hektare, dan Cinta Jaya di Kecamatan Pedamaran seluas empat hektare.

Karhutla di Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, seluas sekitar 1,5 hektare yang sempat kembali meluas akibat api menyala juga sudah tertangani. Sementara itu, kondisi karhutla di Arisan Jaya, Kabupaten Banyuasin, masih menunggu konfirmasi lebih lanjut terkait perkembangan penanganannya.

Reporter: Rizal Hamdani
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top