TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang Perkuat Jalan 750 Meter di Talang Jambe dengan Cerucuk Gelam, 12 Personel TNI Dikerahkan

Penulis: Faisal Zuber  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 14:54:31 WIB
Personel TNI dari Kodim 0418/Palembang bersama warga memasang cerucuk gelam untuk memperkuat pondasi jalan sepanjang 750 meter di Talang Jambe.

PALEMBANG — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 memasuki tahap krusial di Talang Jambe. Fokus pengerjaan beralih pada pemasangan cerucuk gelam, material kayu lokal yang memperkuat pondasi di lahan yang kerap tergenang, Senin (3/8/2026).

Sebanyak 12 personel TNI dari Kodim 0418/Palembang turun langsung ke lapangan bersama empat warga. Kerja gotong royong ini menjadi motor penggerak percepatan pembangunan infrastruktur sepanjang 750 meter tersebut.

Jalan Rusak Parah Saat Musim Hujan, Mobilitas Warga Tersendat

Warga Talang Jambe membutuhkan jalan yang layak secara mendesak. Kondisi jalan di lokasi belum optimal dan menyulitkan mobilitas harian, terutama saat curah hujan tinggi membuat permukaan berlumpur dan licin.

Perbaikan akses ini berdampak pada aktivitas sehari-hari sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi. Distribusi hasil usaha masyarakat diharapkan lebih lancar dan cepat setelah proyek rampung.

Komandan Satgas: Kualitas Pekerjaan Tak Dikorbankan demi Kecepatan

Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arhanud Erik Nopianto, S.Sos., menegaskan seluruh personel bekerja dengan target penyelesaian tepat waktu. Namun, aspek kualitas tetap menjadi prioritas utama di lapangan.

“Pembangunan jalan ini merupakan salah satu sasaran utama TMMD yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Kami terus mengoptimalkan pekerjaan bersama warga sehingga seluruh sasaran dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil yang berkualitas. Semangat gotong royong inilah yang menjadi kekuatan utama dalam Program TMMD,” katanya.

Cerucuk Gelam Jadi Kunci Ketahanan Jalan di Tanah Rawa

Pemilihan cerucuk gelam sebagai material pondasi bukan tanpa alasan. Kayu gelam dikenal memiliki ketahanan tinggi terhadap air dan kondisi tanah rawa yang menjadi karakteristik wilayah Sumatera Selatan.

Metode ini dipilih untuk memastikan badan jalan tidak mudah amblas dan mampu menahan beban kendaraan dalam jangka panjang. Dengan demikian, manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan sesaat, tetapi berkelanjutan bagi warga setempat.

Melalui TMMD ke-129, Kodim 0418/Palembang menegaskan komitmennya menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat. Selain infrastruktur, program ini juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam semangat kebersamaan.

Reporter: Faisal Zuber
Sumber: sumselindependen.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top