PALEMBANG — Di tengah tekanan informasi yang mengalir cepat, Polda Sumatera Selatan menempatkan perwira senior, Kompol I Putu Suryawan, sebagai pengelola utama komunikasi publik. Jabatannya sebagai Plh. Kasubbid Penmas dan Kaur Penum di Subbid Penmas membuatnya menjadi jembatan antara institusi kepolisian dengan masyarakat dan media.
Sebelum dipercaya mengelola humas, Kompol I Putu Suryawan dua kali menjabat sebagai Wakapolres. Pengalaman kepemimpinan di lapangan itu kini ia gunakan untuk merancang strategi publikasi yang lebih adaptif. Salah satu pendekatan yang dikembangkan adalah Search Engine Reputation Management (SERM), yaitu strategi mengelola reputasi digital dengan menyajikan konten kredibel yang mudah ditemukan di mesin pencari.
Strategi ini diarahkan untuk memperkuat kanal-kanal resmi Polda Sumsel sebagai sumber informasi terpercaya sekaligus menangkal penyebaran berita yang tidak akurat. Publikasi kegiatan kepolisian—mulai dari pelayanan publik, pengungkapan kasus, hingga program sosial—kini dikemas secara profesional dengan prinsip keterbukaan informasi.
Sinergi dengan media massa juga menjadi perhatian utama. Ruang Subbid Penmas tidak hanya difungsikan sebagai pusat pelayanan informasi, tetapi juga sebagai ruang komunikasi terbuka bagi insan pers untuk memperoleh data, konfirmasi, dan informasi kegiatan kepolisian.
Andika Pratama, jurnalis televisi berita satu, mengaku tidak menemui kendala berarti sejak Kompol I Putu Suryawan memimpin Subbid Penmas. “Pak Putu orangnya supel ramah dan terbuka bagi seluruh wartawan, kapan pun kita mau wawancara ataupun konfirmasi pasti dilayaninya. Kalaupun slow respon pasti kita dihubungi balik,” kata Andika.
Ia menambahkan, perwira tersebut kerap menjembatani awak media yang kesulitan melakukan konfirmasi ke satuan kerja (Satker) di lingkungan Polda Sumsel maupun Polres jajaran. “Ketika ada peristiwa atau informasi yang ingin kita konfirmasikan di Satker Polda Sumsel maupun Polres jajaran kita mengalami kendala bisa difasilitasi oleh pak Putu, beliau langsung menghubungi Satker maupun Polres nya. Kita cukup terbantu,” ungkapnya.
Seiring penerapan strategi tersebut, publikasi kegiatan Polda Sumsel semakin luas menjangkau masyarakat melalui media cetak, daring, televisi, media sosial, hingga platform digital resmi. Penyampaian informasi yang lebih terstruktur dan adaptif menjadi bagian dari komitmen Polri Presisi dalam menghadirkan pelayanan informasi publik yang transparan, profesional, dan akuntabel.
Penugasan di Bid Humas menjadi babak penting dalam karier Kompol I Putu Suryawan. Pengalaman mengelola komunikasi publik, membangun kemitraan strategis dengan media, serta memperkuat reputasi digital institusi mencerminkan kompetensi yang dibutuhkan dalam mendukung tugas kepolisian di era digital.