133 Pekebun Sawit Muara Enim Ikut Pelatihan Panen Standar Industri, Kunjungi Perusahaan Sawit di Palembang

Penulis: Rizal Hamdani  •  Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:06:31 WIB

PALEMBANG — Pelatihan Panen dan Pascapanen Program Pengembangan SDM Perkebunan (SDMP) Tahun 2026 diikuti oleh pekebun dari empat koperasi di Kabupaten Muara Enim. Mereka berasal dari Koperasi Jasa Tani Sepakat Bersama Desa Air Enau, Koperasi Serasan Mulya Desa Sidomulyo, Koperasi Tani Mulia Desa Saka Jaya, dan Koperasi Subur Makmur Desa Muara Harapan.

Empat Angkatan, 133 Peserta

Peserta terbagi dalam empat angkatan: Angkatan VI berjumlah 35 orang, Angkatan VII 34 orang, Angkatan VIII 32 orang, dan Angkatan IX 32 orang. Selain pekebun, pelatihan juga melibatkan empat penyuluh dari Dinas Perkebunan Muara Enim serta dua penyuluh dari Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan.

Kunjungan Lapangan ke Perusahaan Sawit

Sebagai bagian dari penguatan materi, peserta mengikuti kunjungan lapangan pada 23 Juli 2026 ke PT Bina Sawit Makmur dan PT Perkebunan Minanga Ogan. Di sana mereka melihat langsung penerapan standar panen dan penanganan pascapanen di tingkat perusahaan.

Kepala Bagian Usaha Hulu PT Riset Perkebunan Nusantara, Fandi Hidayat, mengatakan pelatihan ini membekali peserta dengan praktik yang benar. "Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di kebun masing-masing dan disebarluaskan kepada pekebun lainnya," ujarnya di Palembang, pekan lalu.

Target: Mutu TBS dan Efisiensi Naik

Sekretaris Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan, Dian Eka Putra, menegaskan panen merupakan tahapan akhir budidaya yang sangat menentukan kualitas hasil. "Pelatihan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi investasi untuk masa depan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Muara Enim," kata Dian saat membuka pelatihan. Ia menambahkan, peningkatan kapasitas SDM menjadi fondasi penting dalam pemberdayaan pekebun.

Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Perkebunan Kabupaten Muara Enim, Muslim Budiman, berharap pelatihan memberi manfaat nyata. "Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan ini para peserta mampu meningkatkan produktivitas kebun, menghasilkan TBS yang lebih berkualitas, sekaligus mendorong pengelolaan usaha perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan di Kabupaten Muara Enim," ujarnya.

Melalui Program Pengembangan SDM Perkebunan 2026, BPDP bersama Ditjen Perkebunan terus memperkuat kompetensi pekebun sawit rakyat di berbagai daerah. Peningkatan kapasitas teknis di bidang panen dan pascapanen menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas, kualitas hasil, dan kesejahteraan pekebun.

Reporter: Rizal Hamdani
Sumber: mattanews.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top