Microsoft Hapus Fitur Drop di Edge, Korbankan Sidebar dan Demi Fokus ke Copilot AI

Penulis: Zulkarnain Hamid  •  Minggu, 21 Juni 2026 | 13:27:01 WIB
Microsoft resmi menghapus fitur Drop di Edge untuk fokus pada pengembangan AI Copilot.

SUMATERA SELATAN — Microsoft kembali memangkas sejumlah fitur ikonik di browser Edge. Setelah mengonfirmasi penghentian Sidebar dan Collections di versi 149, kini giliran fitur berbagi file Drop yang resmi dihapus. Keputusan ini merupakan bagian dari strategi besar Microsoft untuk mengubah Edge menjadi browser yang berfokus penuh pada kecerdasan buatan (AI), khususnya Copilot.

Fitur Drop Dihapus, Catatan Teks Hilang

Edge Drop adalah fitur berbagi file lintas perangkat yang memanfaatkan penyimpanan cloud OneDrive. Pengguna bisa menarik dan melepas (drag and drop) file atau teks dari PC ke ponsel Android atau iOS tanpa perlu aplikasi tambahan. Prosesnya instan, aman, dan tidak membatasi ukuran file selama kapasitas OneDrive mencukupi.

Namun, pembaruan terbaru di Edge Canary menampilkan peringatan: "Drop is being retired. Files you shared are saved in your OneDrive. Text notes need to be downloaded separately." Artinya, file yang dibagikan masih tersimpan di akun OneDrive pengguna, tetapi catatan teks yang pernah dikirim melalui Drop akan dihapus permanen saat fitur ini dinonaktifkan.

Microsoft menyediakan tombol Download text untuk menyelamatkan seluruh konten catatan dalam format file .txt. Setelah fitur benar-benar hilang, pengguna tidak bisa lagi mengakses teks yang pernah dibagikan.

Dari Sidebar hingga Collections, Semua Demi AI

Penghapusan Drop bukanlah langkah pertama. Sebelumnya, Microsoft telah menonaktifkan Sidebar, yang memungkinkan pengguna membuka mini aplikasi web bersamaan dengan tab utama. Kini, area tersebut hanya digunakan oleh Copilot. Fitur Collections, yang sempat digadang-gadang saat pertama kali Edge berbasis Chromium dirilis, juga ikut dihapus.

Menurut laporan Windows Latest, tim Microsoft AI yang kini menaungi Edge hanya fokus pada penambahan fitur AI. Copilot bahkan akan dibangun menggunakan WebView, dan Microsoft tengah mendesain ulang Edge agar tampilannya seragam dengan aplikasi Copilot. Strategi ini memungkinkan perusahaan menggunakan ulang elemen desain browser di berbagai produk AI lainnya.

Apa yang Harus Dilakukan Pengguna Sekarang?

Bagi pengguna setia Edge yang masih mengandalkan Drop untuk berbagi file, langkah pertama adalah memastikan semua file telah tersinkronisasi ke OneDrive. File-file tersebut otomatis aman. Namun, untuk catatan teks, segera tekan tombol Download text yang muncul di versi terbaru Edge Canary untuk menyimpannya secara lokal.

Alternatif lain, pengguna bisa beralih ke solusi berbagi file lintas perangkat lain, seperti aplikasi Phone Link bawaan Windows, atau layanan pihak ketiga seperti Snapdrop atau PairDrop yang berbasis browser.

Nasib Edge di Era AI

Keputusan Microsoft untuk memangkas fitur-fitur unik Edge memang kontroversial. Bagi segelintir pengguna fanatik, fitur seperti Drop, Sidebar, dan Collections adalah alasan utama mereka memilih Edge dibandingkan Chrome atau Firefox. Namun, di mata manajemen Microsoft AI yang dipimpin oleh bos Copilot, fitur-fitur tersebut dianggap tidak sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan.

Edge kini dirancang ulang untuk menjadi pintu gerbang utama menuju ekosistem AI Microsoft. Pengguna yang menginginkan browser kaya fitur klasik mungkin harus mulai mencari alternatif. Namun, bagi yang penasaran dengan integrasi AI langsung di browser, Edge versi terbaru dengan Copilot bisa jadi pilihan menarik—meski harus rela kehilangan beberapa fitur andalan.

Reporter: Zulkarnain Hamid
Sumber: windowslatest.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top